Apresiasi Migas Corner, Jokowi Berharap SDM Migas Nasional Makin Mumpuni
Jum'at, 11 Maret 2022 - 21:13 WIB
loading...
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto memberikan paparan mengenai Migas Corner di SoloTechnopark (STP) kepada Presiden Joko Widodo, di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (11/3/2022). Foto/Ist
A
A
A
SURAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini mengunjungi Migas Corner di SoloTechnopark (STP), Surakarta, Jawa Tengah. Kunjungan Kepala Negara ke Migas Corner sekaligus melihat dari dekat pameran Dies Natalis Universitas Sebelas Maret (UNS) ke-46.
Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan peresmian Migas Corner Technopark oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, serta penandatanganan Perjanjian Pertamina Hulu Energi dengan STP untuk pelatihan dan Pembelajaran SDM. Migas Corner adalah tempat pelatihan bagi pekerja hulu migas yang didirikan oleh Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).
Baca Juga: Genjot Produk Lokal, SKK Migas Dorong Kompetensi Industri Penunjang Hulu Migas
Dalam kunjungan ke Migas Corner ini, selain didampingi oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Deputi Dukungan Bisnis Rudi Satwiko, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi dan Kepala Divisi SDM Hudi Suryodipuro, Kepala Negara juga diiringi sejumlah menteri. Menteri yang hadir di antaranya Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Rektor UNS Jamal Wiwoho.
Setelah mendengarkan penjelasan kepala SKK Migas mengenai rencana-rencana dan kontribusi Migas Corner ke depan, Presiden Jokowi mengutarakan apresiasinya. Presiden juga mendukung kolaborasi antara Solo TechnoPark (STP) dan institusi lain untuk bisa berkontribusi pada kegiatan hulu migas.
Presiden Jokowi berharap Migas Corner di Solo TechnoPark ini benar-benar menjadi tempat pembelajaran bagi pekerja di industri hulu migas. Sebab, tegasnya, kegiatan hulu migas ke depan akan terus tumbuh dan berkembang.
Mengamini pernyataan Presiden, Dwi Soetjipto mengatakan bahwa sinergi dan kolaborasi akan meningkatkan kapasitas dan kontribusi industri hulu migas nasional. "Keberpihakan industri hulu migas salah satunya diwujudkan dengan terus meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN)," ujar Dwi, Jumat (11/3/2022).
Pada kesempatan yang sama, juga dilakukan peresmian Migas Corner Technopark oleh Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, serta penandatanganan Perjanjian Pertamina Hulu Energi dengan STP untuk pelatihan dan Pembelajaran SDM. Migas Corner adalah tempat pelatihan bagi pekerja hulu migas yang didirikan oleh Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).
Baca Juga: Genjot Produk Lokal, SKK Migas Dorong Kompetensi Industri Penunjang Hulu Migas
Dalam kunjungan ke Migas Corner ini, selain didampingi oleh Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Deputi Dukungan Bisnis Rudi Satwiko, Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa Nurwahidi dan Kepala Divisi SDM Hudi Suryodipuro, Kepala Negara juga diiringi sejumlah menteri. Menteri yang hadir di antaranya Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Rektor UNS Jamal Wiwoho.
Setelah mendengarkan penjelasan kepala SKK Migas mengenai rencana-rencana dan kontribusi Migas Corner ke depan, Presiden Jokowi mengutarakan apresiasinya. Presiden juga mendukung kolaborasi antara Solo TechnoPark (STP) dan institusi lain untuk bisa berkontribusi pada kegiatan hulu migas.
Presiden Jokowi berharap Migas Corner di Solo TechnoPark ini benar-benar menjadi tempat pembelajaran bagi pekerja di industri hulu migas. Sebab, tegasnya, kegiatan hulu migas ke depan akan terus tumbuh dan berkembang.
Mengamini pernyataan Presiden, Dwi Soetjipto mengatakan bahwa sinergi dan kolaborasi akan meningkatkan kapasitas dan kontribusi industri hulu migas nasional. "Keberpihakan industri hulu migas salah satunya diwujudkan dengan terus meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN)," ujar Dwi, Jumat (11/3/2022).
Lihat Juga :