Sepekan Bursa 7-11 Maret 2022 Diwarnai Pencatatan Obligasi, Saham, dan Waran
Minggu, 13 Maret 2022 - 08:56 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2022 yang diterbitkan oleh PT Bank UOB Indonesia mulai dicatatkan di BEI nilai nominal Rp100 miliar dan memiliki jangka waktu 7 Tahun. Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia untuk Obligasi Subordinasi adalah AAidn (Double A). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2022 adalah 22 emisi dari 18 Emiten senilai Rp23,07 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 491 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp440,03 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 125 Emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 147 seri dengan nilai nominal Rp4.764,63 triliun dan USD200,00 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp4,86 triliun.
Masih pada hari yang sama, PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) mulai dicatatkan pada Papan Akselerasi BEI. SMKM akan menjadi Perusahaan Tercatat ke-9 yang tercatat di BEI pada tahun 2022. SMKM bergerak pada sektor Infrastructures dengan sub sektor Heavy Constructions & Civil Engineering. Adapun Industri dan sub industri SMKM adalah Heavy Constructions & Civil Engineering.
Baca Juga: Fakta Bursa Satu Minggu Terakhir, IHSG Menyusut dan Kapitalisasi Jadi Rp8.684,689 T
Perdagangan BEI turut dibuka dalam rangka kegiatan Ring the Bell for Gender Equality tahun 2022 pada Rabu (9/3). Kegiatan ini dilaksanakan oleh BEI bersama dengan Indonesia Global Compact Network (IGCN), program WeEmpowerAsia UN Women yang didanai oleh Uni Eropa, Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), dan International Finance Corporation (IFC).
Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2022 adalah 22 emisi dari 18 Emiten senilai Rp23,07 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 491 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp440,03 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 125 Emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 147 seri dengan nilai nominal Rp4.764,63 triliun dan USD200,00 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp4,86 triliun.
Masih pada hari yang sama, PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) mulai dicatatkan pada Papan Akselerasi BEI. SMKM akan menjadi Perusahaan Tercatat ke-9 yang tercatat di BEI pada tahun 2022. SMKM bergerak pada sektor Infrastructures dengan sub sektor Heavy Constructions & Civil Engineering. Adapun Industri dan sub industri SMKM adalah Heavy Constructions & Civil Engineering.
Baca Juga: Fakta Bursa Satu Minggu Terakhir, IHSG Menyusut dan Kapitalisasi Jadi Rp8.684,689 T
Perdagangan BEI turut dibuka dalam rangka kegiatan Ring the Bell for Gender Equality tahun 2022 pada Rabu (9/3). Kegiatan ini dilaksanakan oleh BEI bersama dengan Indonesia Global Compact Network (IGCN), program WeEmpowerAsia UN Women yang didanai oleh Uni Eropa, Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE), dan International Finance Corporation (IFC).
Lihat Juga :