Fakta Bursa Satu Minggu Terakhir, IHSG Menyusut dan Kapitalisasi Jadi Rp8.684,689 T

Minggu, 13 Maret 2022 - 08:13 WIB
loading...
Fakta Bursa Satu Minggu Terakhir, IHSG Menyusut dan Kapitalisasi Jadi Rp8.684,689 T
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir ditutup bervariasi. Pada periode 7 - 11 Maret 2022, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir sedikit tergelincir. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir ditutup bervariasi. Pada periode 7 - 11 Maret 2022, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir sedikit tergelincir.

Posisi IHSG pada penutupan perdagangan Jumat (11/3), berada pada zona merah atau ditutup melemah terbatas 0,02% ke posisi 6.922,60. Penurunan juga terjadi pada IHSG selama sepekan.

"Perubahan sebesar 0,08 persen terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yaitu berada pada level 6.922,602 dari 6.928,328 pada pekan sebelumnya," ujar Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (13/3/2022).

Baca Juga: 23 Perusahaan Siap Buka Lapak di Pasar Modal

Berbeda dengan IHSG, peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) yang mencatatkan penguatan 9,52% menjadi Rp21,735 triliun dari Rp19,846 triliun pada pekan sebelumnya.

Namun, rata-rata volume transaksi harian Bursa selama sepekan menurun sebesar 15,49% sebesar 24,097 miliar saham dari 28,513 miliar saham dari pekan sebelumnya.

"Kemudian peningkatan turut terjadi pada rata-rata frekuensi harian Bursa sebesar 0,92 persen menjadi 1.634.152 transaksi dari 1.619.196 transaksi pada penutupan pekan lalu," kata dia.

Baca Juga: Mantan Kapolri Badrodin Haiti Borong Saham Waskita 11 Ribu Lembar

Sedangkan kapitalisasi pasar Bursa pekan ini menyusut 0,62% menjadi Rp8.684,689 triliun dari Rp8.738,446 triliun pada pekan sebelumnya.

Pada hari perdagangan akhir pekan, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp73,77 miliar dan sepanjang tahun 2022 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp17,5 triliun.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2004 seconds (11.97#12.26)