Antusias! 1.000 Investor Ikuti Hari Pertama MNC Group Investor Forum 2022, Ada BBCA, BBNI, BRIS, ERAA, hingga SIDO
Senin, 14 Maret 2022 - 21:46 WIB
loading...
A
A
A
“Aset kami saat ini sebesar Rp265 triliun dan menempatkan BSI sebagai bank peringkat ke-7 di Indonesia. Kami juga memiliki lebih dari 1.200 outlet yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan basis nasabah mencapai lebih dari 16 juta nasabah. Kami berharap BRIS dapat menjadi Top 10 Global Sharia Bank pada tahun 2025, terutama dengan adanya potensi masyarakat Indonesia yang didominasi oleh pemeluk agama Islam,” tutur Ade.
VP Investor Relations PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Yudha Pradipta mengutarakan bahwa menguatnya harga komoditas beberapa waktu terakhir, semakin memperkuat berlanjutnya momentum pemulihan pertumbuhan ekonomi nasional. Maka BNI memperkirakan kredit dapat tumbuh high single digit di tahun ini, lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 yang sebesar 5,3%.
“Pada tahun 2022, mengoptimalkan keunggulan kompetitif dalam hal biaya dana (cost of fund) yang efisien, BBNI menargetkan untuk melakukan ekspansi bisnis yang lebih agresif kepada pelaku industri utama di sektor-sektor ekonomi unggulan. Selain itu, kami juga berencana untuk mengakuisisi Bank Mayora untuk ditransformasi menjadi bank digital kami. Dengan demikian, kami akan memiliki proposisi digital yang semakin lengkap untuk ditawarkan kepada nasabah,” kata Yudha.
Chief Strategy Officer PT Erajaya Swasembada Tbk Jeremy Sim menjelaskan, ERAA berhasil meraih penghargaan dengan kategori Top 100 Companies in Indonesia pada tahun 2021 menurut Fortune Indonesia dan Top 50 Companies in Indonesia pada tahun 2021 oleh Forbes Indonesia. Pencapaian ini berhasil membuat ERAA menjadi retailer dan distributor untuk telepon genggam dan bisnis telekomunikasi yang terdepan di Indonesia.
“Kami akan mengembangkan ekspansi bisnis pada bidang lain seperti lifestyle, kesehatan dan makanan serta minuman. Kami berhasil meraih sales per 9M21, net sales hingga mencapai Rp31,2 triliun, net profit Rp719,2 miliar dengan total aset mencapai Rp11,1 triliun,” ungkap Jeremy.
VP Investor Relations PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Yudha Pradipta mengutarakan bahwa menguatnya harga komoditas beberapa waktu terakhir, semakin memperkuat berlanjutnya momentum pemulihan pertumbuhan ekonomi nasional. Maka BNI memperkirakan kredit dapat tumbuh high single digit di tahun ini, lebih tinggi dibandingkan tahun 2021 yang sebesar 5,3%.
“Pada tahun 2022, mengoptimalkan keunggulan kompetitif dalam hal biaya dana (cost of fund) yang efisien, BBNI menargetkan untuk melakukan ekspansi bisnis yang lebih agresif kepada pelaku industri utama di sektor-sektor ekonomi unggulan. Selain itu, kami juga berencana untuk mengakuisisi Bank Mayora untuk ditransformasi menjadi bank digital kami. Dengan demikian, kami akan memiliki proposisi digital yang semakin lengkap untuk ditawarkan kepada nasabah,” kata Yudha.
Chief Strategy Officer PT Erajaya Swasembada Tbk Jeremy Sim menjelaskan, ERAA berhasil meraih penghargaan dengan kategori Top 100 Companies in Indonesia pada tahun 2021 menurut Fortune Indonesia dan Top 50 Companies in Indonesia pada tahun 2021 oleh Forbes Indonesia. Pencapaian ini berhasil membuat ERAA menjadi retailer dan distributor untuk telepon genggam dan bisnis telekomunikasi yang terdepan di Indonesia.
“Kami akan mengembangkan ekspansi bisnis pada bidang lain seperti lifestyle, kesehatan dan makanan serta minuman. Kami berhasil meraih sales per 9M21, net sales hingga mencapai Rp31,2 triliun, net profit Rp719,2 miliar dengan total aset mencapai Rp11,1 triliun,” ungkap Jeremy.
Lihat Juga :