Kekayaan Rp234 Triliun Lenyap dalam Sehari, 3 Miliarder China Ini Jatuh Miskin

Rabu, 16 Maret 2022 - 11:44 WIB
loading...
A A A
Segudang faktor memukul perusahaan mereka dan perusahaan lain yang terdaftar di pusat keuangan Asia. Indikasi Federal Reserve AS tentang beberapa kenaikan suku bunga tahun ini telah menyebabkan peningkatan arus keluar modal, sementara prospek ekonomi China yang melemah di tengah pembatasan Covid-19 yang masih ketat memberikan beban besar pada pendapatan dan pertumbuhan.

Menambah tantangan makro ini adalah kesengsaraan peraturan dan meningkatnya kekhawatiran atas situasi di Ukraina. Investor khawatir bahwa hubungan China yang lebih dekat dengan Rusia dapat menyebabkan sanksi ekonomi dari Barat, dengan banyak laporan menunjukkan kemungkinan kesediaan negara itu untuk memberikan bantuan militer termasuk drone dan rudal darat-ke-udara ke Rusia.

Meskipun Beijing telah mengabaikan hal itu sebagai disinformasi, dan Menteri Luar Negeri Wang Yi sekarang secara eksplisit mengatakan China tidak ingin sanksi terkait Rusia mempengaruhi dirinya sendiri, hubungan negara yang memburuk dengan AS masih membayangi perusahaan yang terjebak di tengah.

Komisi Sekuritas dan Bursa AS telah memberi tahu lima perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS bahwa mereka berisiko dihapus dari daftar karena kegagalan mereka untuk menyerahkan dokumen audit terperinci yang mendukung laporan keuangan mereka.

Ketika hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia memburuk, pesimisme atas penyelesaian masalah audit melalui negosiasi bilateral telah menyebabkan investor membuang saham China yang terdaftar di AS. Aksi jual meluas ke Hong Kong karena banyak dari perusahaan ini misalnya raksasa e-commerce Alibaba dan pengembang game NetEase terdaftar di dua bursa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Rekomendasi
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
Infografis
3 Produsen Oplos 5 Merek...
3 Produsen Oplos 5 Merek Beras Premium, Ini Nama-namanya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved