Kekayaan Rp234 Triliun Lenyap dalam Sehari, 3 Miliarder China Ini Jatuh Miskin
Rabu, 16 Maret 2022 - 11:44 WIB
loading...
Tiga miliarder China jatuh miskin dalam sehari akibat aksi jual besar-besaran di pasar saham Hong Kong. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tiga miliarder China jatuh miskin. Hal itu karena kekayaan tiga miliarder tersebut hilang sebesar USD16,4 miliar atau setara Rp234,520 triliun (kurs Rp14.300 per USD) dalam sehari.
Hal ini disebabkan adanya aksi jual besar-besaran di pasar saham Hong Kong . Dengan demikian, menempatkan mereka di samping Jeff Bezos dari Amazon dan CEO Tesla Elon Musk sebagai lima taipan dengan kinerja terburuk dalam daftar Miliarder Real-Time Forbes pada Selasa (15/3/2022).
Melansir Forbes, Rabu (16/3/2022), salah satu pendiri Tencent, Ma Huateng memimpin penurunan dengan kekayaan USD6,1 miliar atau setara Rp87,2 triliun, lalu Ketua Nongfu Spring Zhong Shanshan sebesar USD5,6 miliar atau setara Rp80 triliun, dan Co-chairman Yang Huiyan dengan USD4,7 miliar atau setara Rp67,2 triliun.
Baca Juga: Bukan Sultan Karbitan, 3 Crazy Rich Ini Hidup Sederhana Tak Suka Pamer Harta
Kekayaan bersih tiga miliarder itu anjlok di tengah kekalahan bersejarah di Hong Kong. Di mana, indeks acuan Hang Seng jatuh ke level terendah setidaknya enam tahun kurang dari 20.000 poin pada hari Selasa waktu setempat.
Hal ini disebabkan adanya aksi jual besar-besaran di pasar saham Hong Kong . Dengan demikian, menempatkan mereka di samping Jeff Bezos dari Amazon dan CEO Tesla Elon Musk sebagai lima taipan dengan kinerja terburuk dalam daftar Miliarder Real-Time Forbes pada Selasa (15/3/2022).
Melansir Forbes, Rabu (16/3/2022), salah satu pendiri Tencent, Ma Huateng memimpin penurunan dengan kekayaan USD6,1 miliar atau setara Rp87,2 triliun, lalu Ketua Nongfu Spring Zhong Shanshan sebesar USD5,6 miliar atau setara Rp80 triliun, dan Co-chairman Yang Huiyan dengan USD4,7 miliar atau setara Rp67,2 triliun.
Baca Juga: Bukan Sultan Karbitan, 3 Crazy Rich Ini Hidup Sederhana Tak Suka Pamer Harta
Kekayaan bersih tiga miliarder itu anjlok di tengah kekalahan bersejarah di Hong Kong. Di mana, indeks acuan Hang Seng jatuh ke level terendah setidaknya enam tahun kurang dari 20.000 poin pada hari Selasa waktu setempat.
Lihat Juga :