Pasca-HET Minyak Goreng Dicabut, Ini Siasat Pemerintah Tekan Lonjakan Harga
Rabu, 16 Maret 2022 - 15:20 WIB
loading...
Harga minyak goreng akan dilepaskan pada mekanisme pasar. Foto/AdveniaElisabeth/MPI
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah memastikan tidak terjadi lagi lonjakan harga minyak goreng kemasan pasca-Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencabut ketentuan harga eceran tertinggi (HET). Artinya, harga minyak goreng kemasan diserahkan kepada mekanisme pasar.
Baca juga: Kepala Badan Pangan Nasional: Pemerintah Sudah Distribusikan 500 Juta Liter Minyak Goreng
Kepala Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi memastikan tidak terjadi lonjakan harga minyak goreng kemasan di pasar modern. Pasalnya, kebijakan tersebut diikuti oleh persiapan lainnya.
"Kita pastikan bukan harga melonjak, memang kita siapkan," ujar Arif saat ditemui di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta, Rabu (16/3/2022).
Arief pun membandingkan harga minyak goreng kemasan Indonesia yang sebelumnya di kisaran Rp14.000 dengan harga minyak di Malaysia yang sudah mencapai Rp22.000. Arief menilai minyak goreng kemasan mengikuti harga pasar nantinya dapat menjadi pilihan bagi masyarakat.
Pemerintah, lanjut Arief, memprioritaskan kebutuhan minyak goreng curah yang tersedia dan terjangkau bagi masyarakat bawah.
Baca juga: Kepala Badan Pangan Nasional: Pemerintah Sudah Distribusikan 500 Juta Liter Minyak Goreng
Kepala Badan Pangan Nasional atau National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi memastikan tidak terjadi lonjakan harga minyak goreng kemasan di pasar modern. Pasalnya, kebijakan tersebut diikuti oleh persiapan lainnya.
"Kita pastikan bukan harga melonjak, memang kita siapkan," ujar Arif saat ditemui di kawasan Pasar Kramat Jati, Jakarta, Rabu (16/3/2022).
Arief pun membandingkan harga minyak goreng kemasan Indonesia yang sebelumnya di kisaran Rp14.000 dengan harga minyak di Malaysia yang sudah mencapai Rp22.000. Arief menilai minyak goreng kemasan mengikuti harga pasar nantinya dapat menjadi pilihan bagi masyarakat.
Pemerintah, lanjut Arief, memprioritaskan kebutuhan minyak goreng curah yang tersedia dan terjangkau bagi masyarakat bawah.
Lihat Juga :