Mendag Pastikan Minyak Goreng Curah Rp14.000 per Liter Sampai ke Pedagang
Kamis, 17 Maret 2022 - 13:52 WIB
loading...
Mendag Muhammad Lutfi tak menemukan minyak goreng curah saat sidak ke pasar. Foto/AdveniaElisabeth/MPI
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liter akan sampai langsung ke pedagang pasar.
Baca juga: Pemerintah Patok Harga Minyak Goreng Curah di Rp14.000 per Liter
"Pemerintah akan hadir dengan memasok minyak curah dengan harga Rp14.000 per liter. Sekarang sedang dibereskan aturan-aturannya, hari ini akan semua selesai. Saya pastikan sampai ke tangan pedagang," tegas Mendag Lutfi di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2022).
Dia menjelaskan, pada kesempatan pertama, Kementerian Perindustrian akan memegang kendali penuh dalam distribusi minyak goreng subsidi. Keputusan itu menghindari adanya keterhambatan dalam memasok ke pasar tradisional, termasuk menjauhkan dari oknum-oknum nakal.
"Pada kesempatan pertama lewat Kementerian Perindustrian akan memastikan bahwa tidak ada lagi minyak yang bisa keluar bukan semestinya. Jadi minyak itu akan datang ke pabrik, dan pabrik memastikan distribusinya sampai ke pasar. Kemudian akan disubsidi supaya harganya Rp14.000 per liter atau setara Rp15.500 per kg," terang Lutfi.
Baca juga: Pemerintah Patok Harga Minyak Goreng Curah di Rp14.000 per Liter
"Pemerintah akan hadir dengan memasok minyak curah dengan harga Rp14.000 per liter. Sekarang sedang dibereskan aturan-aturannya, hari ini akan semua selesai. Saya pastikan sampai ke tangan pedagang," tegas Mendag Lutfi di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2022).
Dia menjelaskan, pada kesempatan pertama, Kementerian Perindustrian akan memegang kendali penuh dalam distribusi minyak goreng subsidi. Keputusan itu menghindari adanya keterhambatan dalam memasok ke pasar tradisional, termasuk menjauhkan dari oknum-oknum nakal.
"Pada kesempatan pertama lewat Kementerian Perindustrian akan memastikan bahwa tidak ada lagi minyak yang bisa keluar bukan semestinya. Jadi minyak itu akan datang ke pabrik, dan pabrik memastikan distribusinya sampai ke pasar. Kemudian akan disubsidi supaya harganya Rp14.000 per liter atau setara Rp15.500 per kg," terang Lutfi.
Lihat Juga :