Transisi Energi Harus Dipaksa, Bahlil: Mana Ada di Republik Ini? Harga Murah Barang Bagus

Kamis, 17 Maret 2022 - 16:42 WIB
loading...
Transisi Energi Harus...
Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia mengatakan, apa yang menyebabkan Indonesia hingga hari ini masih ketergantungan dengan sumber daya fosil ketika transisi energi seharusnya tidak menjadi masalah bagi RI. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan, dari segi geografis Indonesia memiliki potensi yang cukup besar untuk melakukan transisi menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) .

Sebagai negara tropis yang juga berada di garis khatulistiwa seharusnya ketersediaan sumber daya alam bukan menjadi penghambat Indonesia melakukan transisi energi . Namun Bahlil mengungkap, ada masalah lain yang menyebabkan Indonesia hingga hari ini masih ketergantungan dengan sumber daya fosil.

"Kita mempunyai cadangan PLTA, kita mempunyai matahari yang bagus, kita mempunyai angin, tapi memang investasinya lebih mahal," ujar Bahlil dalam MNC Invesment Forum 2022, Kamis (17/3/2022).

Baca Juga: Bahlil: Tanam Modal di Daerah, Investor Wajib Ajak Pengusaha Lokal

Karena investasi yang mahal tersebut, menurut Bahlil membuat energi ramah lingkungan yang dihasilkan menjadi lebih mahal. "Makanya dijual ke PLN nya lebih mahal, PLN mau murah tapi barang bagus, mana ada di Republik ini harga murah barang bagus," kata Bahlil.

Meski demikian Bahlil mengatakan, Pemerintah telah menargetnya setidaknya hingga 2025, 25% total listrik yang dipakai harus berasal dari EBT.

"Dengan demikian, maka PLN tidak boleh main-main lagi, kalau PLN belum mampu menyesuaikan diri, kita akan membuka untuk investasi di dunia EBT tanpa melibatkan PLN," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Kelakar Bahlil di Hadapan...
Kelakar Bahlil di Hadapan Prabowo: Koalisi Aman
Rekomendasi
Aktivis: Harus Objektif...
Aktivis: Harus Objektif Sikapi Kematian 3 Pekerja di Gorong-gorong Jakarta
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
MNC Sekuritas dan MNC...
MNC Sekuritas dan MNC Asset Bahas Strategi Cerdas Investasi Lewat IG Live Sore Ini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Infografis
Ada Indonesia, Ini Negara...
Ada Indonesia, Ini Negara dengan Angkatan Laut Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved