Tembus Rp1.682 Triliun, Erick Thohir: Utang Koruptif Kami Sikat
Jum'at, 18 Maret 2022 - 14:19 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan akan mengambil langkah hukum atas utang BUMN yang terindikasi korupsi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan terus mengusut utang jumbo perusahaan pelat merah lantaran terindikasi korupsi. Dia memastikan persoalan ini akan diselesaikan secara hukum.
Baca juga:P embubaran BUMN Digeber, Erick Thohir Target 2 Tahun Lagi Hanya Tersisa 37
Erick juga menegaskan tidak semua utang BUMN disebabkan adanya praktik korupsi. Menurutnya, sebagian BUMN mencatatkan utang produktif.
"Jadi ada pihak-pihak yang mengatakan utang BUMN besar, ya memang besar. Itu kenapa di bawah kementerian kita rapikan, mana utang yang produktif, dan mana utang yang koruptif, yang koruptif kami sikat," ungkap Erick, Jumat (18/3/2022).
Utang keseluruhan BUMN hingga September 2020 mencapai Rp1.682 triliun. Tren kenaikan utang perseroan terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga:P embubaran BUMN Digeber, Erick Thohir Target 2 Tahun Lagi Hanya Tersisa 37
Erick juga menegaskan tidak semua utang BUMN disebabkan adanya praktik korupsi. Menurutnya, sebagian BUMN mencatatkan utang produktif.
"Jadi ada pihak-pihak yang mengatakan utang BUMN besar, ya memang besar. Itu kenapa di bawah kementerian kita rapikan, mana utang yang produktif, dan mana utang yang koruptif, yang koruptif kami sikat," ungkap Erick, Jumat (18/3/2022).
Utang keseluruhan BUMN hingga September 2020 mencapai Rp1.682 triliun. Tren kenaikan utang perseroan terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Lihat Juga :