Menko Luhut Apresiasi Produksi Padi di Food Estate Sumba
Sabtu, 19 Maret 2022 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
“Dalam dua tahun ini, kami konsentrasikan kerja kami pada ketahanan pangan, khususnya padi. Dua tahun ini yang lain turun, hanya pertanian yang tumbuh. Ekspor kita naik terus, bahkan sampai Rp625,04 triliun atau naik 38,68%,” kata Mentan.
(Baca juga:Food Estate Kalteng Jadi Percontohan Pertanian Modern)
Dia menambahkan Nilai Tukar Petani (NTP) Indonesia selama dua tahun ini juga tumbuh bahkan tembus 108,83. “Ini hanya terjadi jaman orde baru. Itulah kerja kita semua pakai data,” kata Syahrul.
Dalam kesempatan tersebut Ribka Buru melaporkan pertanaman padi di Food Estate Sumba akan panen pada April 2022 mendatang. “Khusus wilayah binaan saya, varietas padi yang akan dipanen adalah Inpari 32 pada hamparan seluas 30 ha,” kata Ribka secara virtual melalui AWR.
Ribka mengakui terjadi peningkatan produktivitas padi setelah adanya program Food Estate Sumba. “Produktivitas untuk tahun kemarin kita peroleh 4,5 hingga 5 ton per ha. Sebelum food estate, hanya di kisaran 2,5 hingga 3 ton per ha,” katanya.
Fungsi AWR
Sebelum menyapa petani dan penyuluh, Kepala Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi terlebih dahulu menjelaskan tujuan dan fungsi AWR Kementan.
(Baca juga:Food Estate Kalteng Jadi Percontohan Pertanian Modern)
Dia menambahkan Nilai Tukar Petani (NTP) Indonesia selama dua tahun ini juga tumbuh bahkan tembus 108,83. “Ini hanya terjadi jaman orde baru. Itulah kerja kita semua pakai data,” kata Syahrul.
Dalam kesempatan tersebut Ribka Buru melaporkan pertanaman padi di Food Estate Sumba akan panen pada April 2022 mendatang. “Khusus wilayah binaan saya, varietas padi yang akan dipanen adalah Inpari 32 pada hamparan seluas 30 ha,” kata Ribka secara virtual melalui AWR.
Ribka mengakui terjadi peningkatan produktivitas padi setelah adanya program Food Estate Sumba. “Produktivitas untuk tahun kemarin kita peroleh 4,5 hingga 5 ton per ha. Sebelum food estate, hanya di kisaran 2,5 hingga 3 ton per ha,” katanya.
Fungsi AWR
Sebelum menyapa petani dan penyuluh, Kepala Badan Penyuluh dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi terlebih dahulu menjelaskan tujuan dan fungsi AWR Kementan.
Lihat Juga :