Amerika Gelar Sayembara! Beri Rp71 Miliar untuk Info Keberadaan Aset-aset Oligarki Rusia

Minggu, 20 Maret 2022 - 12:20 WIB
loading...
Amerika Gelar Sayembara!...
AS akan memberikan hadiah atas infomasi seputar keberadaan aset-aset oligarki Rusia. Foto/ Giuliano Berti/Bloomberg via Getty Images
A A A
JAKARTA - Upaya Amerika Serikat memberikan sanksi kepada Rusia memang tak tanggung-tanggung. Selain melarang sejumlah transaksi bisnis dan perdagangan dengan Rusia, Amerika juga memburu aset-aset kaum oligarki Rusia, seperti kapal pesiar dan rumah mewah.

Baca juga: Ukraina: 112 Anak Tewas dan 140 Terluka Akibat Perang

Nah untuk memburu aset-aset orang kaya Rusia, Amerika menggelar "sayembara". Mereka yang bisa memberikan informasi soal keberadaan kapal pesiar atau rumah mewah kalangan oligarki Rusia akan diganjar USD5 juta atau Rp71 miliar (kurs Rp14.200). Ehmm edun!

Program ini awalnya disetujui oleh Kongres selama pemerintahan Trump dan oleh Departemen Keuangan AS disebut program hadiah pemulihan aset kleptokrasi.



Namun untuk mendaptkan hadiah sayembara itu, informasi yang diberikan harus mengarah pada penahanan, penyitaan, atau pemulangan aset curian dalam akun di lembaga keuangan AS (termasuk cabang lembaga keuangan asing di AS), yang berasal dari Amerika Serikat, atau yang berasal dari AS dalam kepemilikan atau kendali orang AS.

Dikutip dari Fox5.com, Minggu (20/3/2022), situs Departemen Keuangan menyatakan para pejabat mencari informasi tentang aset yang terkait dengan korupsi yang melibatkan pemerintah Federasi Rusia.

Baca juga: Rolls-Royce Perkenalkan Spectre EV, Kemewahan yang Sangat Tenang

Setelah invasi Kremlin ke Ukraina, Rusia kini telah menjadi negara yang paling terkena sanksi di dunia, lantaran beberapa negara merebut kapal pesiar, vila, dan jet dari oligarki Rusia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rekomendasi
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Bulan Muharram...
Kisah Bulan Muharram : Nabi Yunus AS 40 Hari di Perut Ikan, dan Pelajaran tentang Kesabaran
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Berita Terkini
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved