Pengamat: HET Minyak Curah Bikin Warga Ekonomi Lemah Terbantu
Minggu, 20 Maret 2022 - 16:20 WIB
loading...
Pemerintah harus mengawasi ditsribusi minyak goreng curah. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah Rp14.000 ribu. Tak hanya itu, pemerintah juga mengembalikan harga minyak goreng kemasan ke nilai keekonomian dan memberikan subsidi untuk minyak goreng curah yang berasal dariBadan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).
Baca juga: Kepala BIN Yakin Segera Terbentuk Equilibrium Harga dan Pasokan Minyak
Menanggapi kebijakan itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai, pemerintah harus bisa menjaga akses minyak goreng di level ekonomi kelas bawah dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tergolong penting.
"Setidaknya dengan HET di minyak curah, maka akses masyarakat ekonomi kelas bawah di pasar-pasar tradisional diharapkan akan lebih mudah teratasi," ungkap Eko, Minggu (20/3/2022).
Namun, Eko memberi catatan pemerintah harus memastikan terlebih dahulu pabrik-pabrik minyak goreng mendapatkan suplai CPO yang cukup dari industri CPO lalu mereka segera distribusi ke pedagang.
"Selain itu pengawasan agar migor curah segera masuk ke pasar tradisional penting dilakukan," terangnya.
"Kedua, tidak ada kebocoran minyak curah dijual ke tempat lain atau diselundupkan, masuk ke industri minyak kemasan. Karena ada selisih yang tinggi antara yang dikemas dengan yang curah," ungkapnya.
Baca juga: Balik ke Indonesia Lagi, Ford Bawa Ranger dan Everest Baru
Jika, pengawasan jebol, Eko menyebut minyak curah akan tetap langka di pasar-pasar tradisional.
Baca juga: Kepala BIN Yakin Segera Terbentuk Equilibrium Harga dan Pasokan Minyak
Menanggapi kebijakan itu, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai, pemerintah harus bisa menjaga akses minyak goreng di level ekonomi kelas bawah dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tergolong penting.
"Setidaknya dengan HET di minyak curah, maka akses masyarakat ekonomi kelas bawah di pasar-pasar tradisional diharapkan akan lebih mudah teratasi," ungkap Eko, Minggu (20/3/2022).
Namun, Eko memberi catatan pemerintah harus memastikan terlebih dahulu pabrik-pabrik minyak goreng mendapatkan suplai CPO yang cukup dari industri CPO lalu mereka segera distribusi ke pedagang.
"Selain itu pengawasan agar migor curah segera masuk ke pasar tradisional penting dilakukan," terangnya.
"Kedua, tidak ada kebocoran minyak curah dijual ke tempat lain atau diselundupkan, masuk ke industri minyak kemasan. Karena ada selisih yang tinggi antara yang dikemas dengan yang curah," ungkapnya.
Baca juga: Balik ke Indonesia Lagi, Ford Bawa Ranger dan Everest Baru
Jika, pengawasan jebol, Eko menyebut minyak curah akan tetap langka di pasar-pasar tradisional.
(uka)
Lihat Juga :