Roman Abramovich Jadi Target AS, Rumah Mewah Rp714,4 Miliar Bakal Disita

Selasa, 22 Maret 2022 - 06:11 WIB
loading...
Roman Abramovich Jadi...
Aset miliarder asal Rusia, Roman Abramovich kini menjadi target pemerintah Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari sanksi atas invasi Rusia ke Ukraina. Foto/Dok
A A A
COLORADO - Aset miliarder asal Rusia, Roman Abramovich kini menjadi target pemerintah Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari sanksi atas invasi Rusia ke Ukraina . Sebuah rumah besar dan mewah di pegunungan milik oligarki Rusia Roman Abramovich kemungkinan akan menjadi salah satu aset pertama yang dibekukan oleh pemerintah AS.

Sebelumnya pembekuan aset harus mendapatkan persetujuan dari Gedung Putih sebagai tanggapan atas perang di Ukraina, menurut pengacara dan eksekutif real estat. Di antara deretan aset properti milik Abramovich, salah satunya adalah rumah megah nan modern seluas 14.000 kaki persegi di 200 hektar yang terletak di Snowmass, Colorado, tepat di luar Aspen.

Baca Juga: Rute Pelarian Kapal Pesiar Canggih Roman Abramovich Menuju Turki

Miliarder Rusia yang juga memiliki kapal pesiar, tim sepak bola Chelsea dan rumah raksasa di London, Prancis dan St. Bart's membuatnya menjadi sasaran empuk sanksi berat. Berdasarkan catatan resmi, Abramovich membeli rumah tersebut pada tahun 2008 silam dengan harga USD36,5 juta yang jika dirupiahkan mencapai Rp521,5 miliar (Kurs Rp14.289 per USD).

Pialang lokal mengatakan properti itu kemungkinan akan terjual lebih dari USD50 juta setara dengan Rp714,4 miliar mengingat harga yang melonjak, untuk menjadikannya rumah termahal kedua yang pernah dijual di daerah Aspen.

"Ini adalah properti yang luar biasa, dan sangat langka. "Banyak klien saya bertanya tentang hal itu," kata Riley Warwick, salah satu pendiri tim pialang yang berbasis di Aspen Saslove & Warwick di Douglas Elliman Real Estate.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
BRICS Jadi Senjata Terakhir...
BRICS Jadi Senjata Terakhir Indonesia jika Impor 150 Juta Ton Barel Minyak Rusia Batal
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved