250 UMKM Ekraf dan 263 Operator Wisata Siap Sukseskan Side Event G20 di Labuan Bajo
Kamis, 24 Maret 2022 - 16:16 WIB
loading...
A
A
A
13 bidang usaha pariwisata dimaksud mencakup Daya Tarik Wisata, Kawasan Pariwisata, Jasa Transportasi Wisata, Jasa Perjalanan Wisata, Jasa Makanan dan Minuman, Penyediaan Akomodasi, Penyelenggaraan Kegiatan Hiburan dan Rekreasi, MICE, Jasa Informasi Pariwisata, Jasa Konsultan Pariwisata, Jasa Pramuwisata, Wisata Tirta, dan Spa.
Sementara 17 subsektor ekraf berpotensi rantai pasok mencakup Game, Arsitektur, Interior Design, Musik, Seni Rupa, Desain Produk, Fashion, Kuliner FIlm (termasuk Animasi dan Video), Foto, Desain Komunikasi Visual, Televisi & Radio, Periklanan, Kriya, Seni Pertunjukan, Penerbitan, dan Aplikasi.
Menurut Shana, hingga kini terdapat 250 lebih UMKM ekraf yang terdaftar dan 263 travel TA/TO (travel agent/tour operator) terdaftar yang mendukung dan siap berpartisipasi dalam perhelatan G20 di Labuan Bajo.
“Kami merancang konsep khusus untuk memastikan rantai pasok berjalan baik dengan membentuk ekosistem Creative Hub Floratama,” ungkapnya.
Baca juga: Sukseskan G20, BPOLBF Ajak Masyarakat Salurkan Ide Kreatif Lewat Ideathon 2022
Ekosistem Creative Hub Floratama (Flores, Alor, Lembata dan Bima) merupakan ekosistem pengembangan Industri pariwisata dan ekonomi kreatif di 11 Kabupaten Koordinatif BPOLBF. Ekosistem yang dimaksud mencakup enam langkah.
Pertama, Ideathon #RinduLabuanBajo yakni program kompetisi ide yang dilaksanakan oleh BPOLBF yang bertujuan untuk mengumpulkan ide-ide terbaik guna menciptakan inovasi dan solusi yang mampu menyelesaikan tantangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo Flores. “Tujuannya untuk inovasi, promosi, dan sinkronisasi,” katanya.
Kedua, Floratama Academy yang merupakan rangkaian program inkubasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bisnis usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah koordinatif Floratama dan sekitarnya melalui program inkubasi usaha dan bimbingan teknis para ahli secara daring dan luring. Kegiatannya berupa workshop, mentoring, dan business matching.
Sementara 17 subsektor ekraf berpotensi rantai pasok mencakup Game, Arsitektur, Interior Design, Musik, Seni Rupa, Desain Produk, Fashion, Kuliner FIlm (termasuk Animasi dan Video), Foto, Desain Komunikasi Visual, Televisi & Radio, Periklanan, Kriya, Seni Pertunjukan, Penerbitan, dan Aplikasi.
Menurut Shana, hingga kini terdapat 250 lebih UMKM ekraf yang terdaftar dan 263 travel TA/TO (travel agent/tour operator) terdaftar yang mendukung dan siap berpartisipasi dalam perhelatan G20 di Labuan Bajo.
“Kami merancang konsep khusus untuk memastikan rantai pasok berjalan baik dengan membentuk ekosistem Creative Hub Floratama,” ungkapnya.
Baca juga: Sukseskan G20, BPOLBF Ajak Masyarakat Salurkan Ide Kreatif Lewat Ideathon 2022
Ekosistem Creative Hub Floratama (Flores, Alor, Lembata dan Bima) merupakan ekosistem pengembangan Industri pariwisata dan ekonomi kreatif di 11 Kabupaten Koordinatif BPOLBF. Ekosistem yang dimaksud mencakup enam langkah.
Pertama, Ideathon #RinduLabuanBajo yakni program kompetisi ide yang dilaksanakan oleh BPOLBF yang bertujuan untuk mengumpulkan ide-ide terbaik guna menciptakan inovasi dan solusi yang mampu menyelesaikan tantangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Labuan Bajo Flores. “Tujuannya untuk inovasi, promosi, dan sinkronisasi,” katanya.
Kedua, Floratama Academy yang merupakan rangkaian program inkubasi yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bisnis usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah koordinatif Floratama dan sekitarnya melalui program inkubasi usaha dan bimbingan teknis para ahli secara daring dan luring. Kegiatannya berupa workshop, mentoring, dan business matching.
Lihat Juga :