Target Jadi Perusahaan Properti Terkemuka, Juara Jadi Tata Nilai Baru KSP

Selasa, 29 Maret 2022 - 17:21 WIB
loading...
Target Jadi Perusahaan...
PT. Krakatau Sarana Properti (KSP) membawa tata nilai baru yaitu JUARA yang merupakan akronim dari singkatan Jujur, Unggul, Akuntabel, Responsif, Amanah. Foto/Dok
A A A
YOGYAKARTA - Direktur Utama PT. Krakatau Sarana Properti (KSP), Ridi Djajakusuma mengajak seluruh komponen karyawan di lingkungan KSP untuk bisa beradaptasi dengan perubahan perusahaan melalui budaya baru perusahaan .

Paparan tersebut disampaikannya dalam pembukaan Rapat Kerja Rencana Anggaran Perusahaan (RKAP) PT. Krakatau Krakatau Sarana Properti (KSP) 2022, yang mengambil tema "Corporate Transformation Through New Corporate Culture" di Hotel Phoenix, Yogyakarta.

Baca Juga: Semua Pihak Diharapkan Dukung Transformasi Krakatau Steel

Lebih jauh Ridi Djajakusuma turut memaparkan pencapaian kerja KSP di dari awal berdiri hingga saat ini. Ditambah serta memberikan arahan motivasi untuk strategi bisnis KSP dalam setahun ke depan dihadapan para Komisaris dan juga seluruh jajaran General Manager dan Manager yang hadir.

Dengan tantangan situasi pandemi saat ini dan juga era digitalisasi yang modern, diharapkan ke depannya KSP bisa beradaptasi serta memberikan kontribusi yang nyata lagi kepada PT.Krakatau Steel sebagai induk perusahaan dan tentunya sumbangsih pendapatan untuk Negara.

"Saya berikan apresiasi kepada seluruh manajemen yang hadir di RKAP pagi ini atas hasil pencapaian kinerja sejauh ini. Mari kita bawa KSP JUARA. KSP harus menjadi perusahaan properti nasional terkemuka dengan menyediakan properti industri, komersial, hunian dan infrastruktur terkait yang memberikan solusi bagi investor, pelanggan serta pihak-pihak terkait lainnya," ucap Ridi Djajakusuma.

Untuk itu terang dia, tata nilai baru KSP yaitu JUARA yang merupakan akronim dari singkatan Jujur, Unggul, Akuntabel, Responsif, Amanah. Agar semuanya tercapai, KSP menurutnya harus menjadi the winning team dan bisa mensinkronisasikan setiap lini usaha kita dengan baik

"Sebagai anak usaha baru dari sub holding infrastruktur dari Krakatau Steel yang dibentuk setahun lalu (sebelumnya bernama KIEC), belum tentu saya bisa membawa KSP sama seperti KIEC. Sebab fotocopy pada umumnya tidak pernah bagus dari pada aslinya. Tapi saya ingin adanya revolusi yang positif di perusahaan KSP melalui adanya perubahan," terangnya

"Membuat perubahan itu sudah pasti tidak nyaman. Jika dalam setiap unit bisnis KSP kita punya ide dan ide itu bagus, just do it untuk dilaksanakan. Saya percaya bahwa proses nantinya tidak akan menghianati hasil," imbuhnya lagi.

Baca Juga: Jokowi: PT Krakatau Steel Sudah Semakin Sehat

Dalam laporan keuangan yang dipaparkan, KSP diproyeksikan akan mendapatkan laba bersih senilai Rp77 miliar dalam waktu setahun ke depan lewat Indusrial estate, persewaan lahan, penjualan lahan pergudangan, hotel, sport center, water world serta pendapatan lainnya. Namun Ridi berharap kepada seluruh leader agar target bisnis bukan merupakan suatu beban, melainkan amanah yang wajib untuk diperjuangkan untuk Negara.

"Dipilihnya tempat RKAP di Hotel Phoneix Hotel ini bukan tanpa sebab tanpa alasan. Sebab diruangan ini sangat bersejarah, dimana dari tempat ini Bung Karno pernah berkantor untuk membawa Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang Merdeka," ungkapnya.

"Semoga RKAP pertama KSP ini sekaligus menjadi sejarah unruk kita bersama, agar perubahan iklim kerja KSP kedepan bisa berdampak positif dan dapat dicontoh oleh perusahaan pelat merah lainnya. KSP harus Juara dan memberikan dampak nyata untuk Cilegon dan Indonesia ke depan," pungkas Ridi Djajakusuma.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
Mengubah Kekecewaan...
Mengubah Kekecewaan Pelanggan Menjadi Kerajaan Bisnis Payung Kelas Dunia
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Instan Plong Rilis Produk...
Instan Plong Rilis Produk Anak setelah Laku Puluhan Ribu di 2025
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
Rekomendasi
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved