Jokowi: PT Krakatau Steel Sudah Semakin Sehat
Selasa, 21 September 2021 - 11:46 WIB
loading...
Jokowi memastikan PT Krakatau Steel saat ini semakin sehat seiring dengan transformasi dan restrukturisasi yang terus dilakukan. Foto/Dok
A
A
A
BANTEN - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) memastikan PT Krakatau Steel Tbk saat ini semakin sehat seiring dengan transformasi dan restrukturisasi yang terus dilakukan. Secara umum, Presiden juga menegaskan proses transformasi BUMN tetap terus dilakukan meskipun masih di masa pandemi Covid-19.
“PT Krakatau Steel juga terus melakukan transformasi dan restrukturisasi. Pak Menteri BUMN tadi menyampaikan Krakatau Steel saat ini sudah semakin sehat karena memang sebelumnya kurang sehat. Produksinya juga semakin lancar,” ungkap Jokowi saat meresmikan Hot Strip Mill #2 PT milik Krakatau Steel (Persero) Tbk di Banten, Selasa (21/9/2021).
Baca Juga: Pabrik Hot Strip Mill 2 Krakatau Steel, Jokowi: Pertama di AS dan Kedua Indonesia
Dia mengungkapkan, bahwa pengolahan baja adalah industri yang sangat strategis. Pasalnya produk yang dihasilkan sangat dibutuhkan dan dimanfaatkan oleh industri-industri lain.
“Artinya nanti akan mengurangi semakin banyak impor kita dari negara-negara lain. Dan merupakan salah satu pilar penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena konsumsi baja kita sangat besar. Kalau kita tahu konsumsi baja sangat besar jangan dibiarkan ini dimasuki produk-produk dari luar,” paparnya.
“PT Krakatau Steel juga terus melakukan transformasi dan restrukturisasi. Pak Menteri BUMN tadi menyampaikan Krakatau Steel saat ini sudah semakin sehat karena memang sebelumnya kurang sehat. Produksinya juga semakin lancar,” ungkap Jokowi saat meresmikan Hot Strip Mill #2 PT milik Krakatau Steel (Persero) Tbk di Banten, Selasa (21/9/2021).
Baca Juga: Pabrik Hot Strip Mill 2 Krakatau Steel, Jokowi: Pertama di AS dan Kedua Indonesia
Dia mengungkapkan, bahwa pengolahan baja adalah industri yang sangat strategis. Pasalnya produk yang dihasilkan sangat dibutuhkan dan dimanfaatkan oleh industri-industri lain.
“Artinya nanti akan mengurangi semakin banyak impor kita dari negara-negara lain. Dan merupakan salah satu pilar penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena konsumsi baja kita sangat besar. Kalau kita tahu konsumsi baja sangat besar jangan dibiarkan ini dimasuki produk-produk dari luar,” paparnya.
Lihat Juga :