Kelola Dana Subsidi Rp2,2 Triliun, Pelni Pastikan Penerapan GRC yang Baik
Selasa, 29 Maret 2022 - 23:51 WIB
loading...
A
A
A
Identifikasi tersebut nantinya menghasilkan prediksi besaran risiko yang dikelompokkan sesuai levelnya, mulai dari sangat rendah, rendah, tinggi dan ekstrim.
Kemudian, pengelolaan manajemen risiko juga dilengkapi dengan key risk indicator dan monitoring penanganan risiko. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko dengan lebih baik.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Ungkap Strategi Terapkan GRC Tata Kelola Perusahaan
Ali juga menyoroti pentingnya peran dewan komisaris dalam mengawasi penerapan GRC ini. Menurut dia, dewan komisaris (dekom) harus memastikan laporan dan pertanggungjawaban serta amanat pengelolaan perusahaan yang diemban ke direksi bisa berjalan dengan baik.
"Diminta atau tidak diminta, komisaris berhak untuk mendapatkan dokumen, melakukan pengawasan, memberi nasihat dan menilai kinerja. Jadi dekom itu punya posisi yang sangat kuat," tandasnya.
Kemudian, pengelolaan manajemen risiko juga dilengkapi dengan key risk indicator dan monitoring penanganan risiko. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko dengan lebih baik.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Ungkap Strategi Terapkan GRC Tata Kelola Perusahaan
Ali juga menyoroti pentingnya peran dewan komisaris dalam mengawasi penerapan GRC ini. Menurut dia, dewan komisaris (dekom) harus memastikan laporan dan pertanggungjawaban serta amanat pengelolaan perusahaan yang diemban ke direksi bisa berjalan dengan baik.
"Diminta atau tidak diminta, komisaris berhak untuk mendapatkan dokumen, melakukan pengawasan, memberi nasihat dan menilai kinerja. Jadi dekom itu punya posisi yang sangat kuat," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :