Pesan Hary Tanoesoedibjo untuk Pebisnis Muda: Berpikir Matang dan Tangkap Peluang
Kamis, 31 Maret 2022 - 12:50 WIB
loading...
A
A
A
"Di pandemi, kita tahu orang work from home, study from home. Akhirnya kita (MNC Group) genjot digital, akhirnya berhasil. Jadi kesempatan itu ada di tiap situasi, bedanya hanya dari cara kita memandang," ujarnya.
Menurutnya, jika MNC Group tidak langsung menangkap peluang bisnis tersebut, mungkin perusahaan yang dirinya pimpin akan tertinggal. Demikian juga dengan memulai bisnis baru.
Ketika memulai usaha, lanjutnya, pebisnis harus tekun dan tahan banting. Hary mengatakan, dirinya memulai bisnis pada tahun 1989. Pada saat krisis finansial tahun 1998, Ia melakukan merger dan akuisisi perusahaan hingga 2001.
Baca Juga: Wamenparekraf Angela Dorong Generasi Muda Geluti Ekonomi Digital
Setelah memiliki tabungan yang cukup, dirinya membeli RCTI, Indovision dan menciptakan MNC Group untuk menaungi perusahaan yang dia kelola. "Saya kelola, saya besarkan, akhirnya masuk pasar modal, 2007 TV saya go public, saya IPO dan itu terbesar di Indonesia dengan nilai USD520 juta. Lalu berkembang hingga hari ini," ujarnya.
Menurutnya, jika MNC Group tidak langsung menangkap peluang bisnis tersebut, mungkin perusahaan yang dirinya pimpin akan tertinggal. Demikian juga dengan memulai bisnis baru.
Ketika memulai usaha, lanjutnya, pebisnis harus tekun dan tahan banting. Hary mengatakan, dirinya memulai bisnis pada tahun 1989. Pada saat krisis finansial tahun 1998, Ia melakukan merger dan akuisisi perusahaan hingga 2001.
Baca Juga: Wamenparekraf Angela Dorong Generasi Muda Geluti Ekonomi Digital
Setelah memiliki tabungan yang cukup, dirinya membeli RCTI, Indovision dan menciptakan MNC Group untuk menaungi perusahaan yang dia kelola. "Saya kelola, saya besarkan, akhirnya masuk pasar modal, 2007 TV saya go public, saya IPO dan itu terbesar di Indonesia dengan nilai USD520 juta. Lalu berkembang hingga hari ini," ujarnya.
Lihat Juga :