Penggantian Meteran Listrik PLN Terkendala Laboratorium Kemendag

Rabu, 17 Juni 2020 - 21:20 WIB
loading...
Penggantian Meteran...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) memastikan telah mengganti meteran listrik pelanggan yang telah kedaluwarsa. Ada sebanyak 7,7 juta meteran listrik yang menurut PLN sudah diganti. Sementara, sisanya masih dalam proses penggantian.

Penggantian itu menindaklanjuti pernyataan Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang menyebut ada 14 juta stand meter kedaluwarsa. ( Baca: Menhub Minta Medan dan Surabaya Bikin Transportasi Terpadu )

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Perdagangan untuk melakukan tera ulang pelanggan. Pergantian meteran ini sesuai dengan Permendag No. 70 Tahun 2014 yang menyatakan bahwa tera ulang dilakukan untuk kWh meter yang berusia di atas 15 tahun.

"PLN mengikuti aturan yang berlaku dalam permendag tersebut untuk melakukan pembaruan meter. Kami juga terus berkoordinasi dengan Kemendag untuk mempercepat proses tera ulang terhadap meteran yang sudah berusia di atas 15 tahun," kata Zulkifli di Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Zulkifli mengaku, penggantian meteran listrik yang belum dilakukan masih menghadapi kendala di laboratorium. Ada sekitar 6,3 juta meteran masih dalam proses.

"Tantangan terbesar yakni keterbatasan laboratorium tera ulang yang dimiliki Kemendag untuk menjangkau pelanggan yang meterannya harus di-tera ulang," katanya.

Dia menambahkan berdasarkan analis internal perusahaan, penggantian meter di atas 15 tahun lebih efisien dibanding tera ulang. Pasalnya, biaya penggantian dan tera ulang hampir sama.

"Tampaknya sama saja pengeluarannya," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Kapasitas Pembangkit...
Kapasitas Pembangkit Listrik Panas Bumi Indonesia Bisa Salip AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved