Harga Kapal Pertamina yang Angkut Minyak Rusia dan Dikepung Greenpeace Rp1 Triliun

Selasa, 05 April 2022 - 10:36 WIB
loading...
Harga Kapal Pertamina...
Kapal tanker Pertamina ini harganya bisa menembus Rp1 triliun.
A A A
JAKARTA - Gara-gara membeli dan mengangkut minyak rusia sebanyak 100 ribu ton, kapal Pertamina Prime dikepung oleh aktivis Greenpeace. Alasan pengepungan itu adalah untuk mendukung larangan impor bahan bakar dari Rusia imbas serangan militer Moskow terhadap Ukraina.

Baca juga: Bawa 100.000 Ton Minyak Rusia, Kapal Tanker Pertamina Dikepung Aktivis Greenpeace

"Jelas bahwa bahan bakar fosil dan uang yang mengalir ke dalamnya adalah akar penyebab krisis iklim, konflik, dan perang, yang menyebabkan penderitaan besar bagi orang-orang di seluruh dunia," ujar Kepala Greenpeace Denmark Sune Scheller.

Pertamina Prime merupakan kapal milik Pertamina berjenis VLCC (Very Large Crude Carrier). Dengan panjang 330 meter dan draft 21,55 meter kapak ini mampu memuat minyak sebanyak 2 juta barel sekali angkut.

Pertamina Prime merupakan armada baru Pertamina. Kapal ini dibangun tahun 2018 di Jepang diserahterimakan pada akhir Maret 2021. Pertamina Prime merupakan kapal kedua VLCC yang dimiliki Pertamina. Kapal satunya lagi adalah Pertamina Pride yang diterima pada Februari 2021.



Untuk memiliki kedua kapal raksasa ini, PT Pertamina International Shipping (PIS), anak usaha Pertamina, merogoh kantong yang sangat dalam. Kedua kapal itu dibiayai dari utang konsorsium yang terdiri dari Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC), PT BNI Tbk, dan PT Bank Mandiri Tbk.

Nilainya tak tanggung-tanggung mencapai USD134 juta. Dengan kurs saat itu sebesar Rp14.500 per dolar, maka utang Pertamina untuk membeli kedua kapal itu Rp1,94 triliun.

Baca juga: Aturan Baru! Penonton Pertandingan Olahraga Wajib Booster

Nah pertanyaannya, apakah utang itu memang untuk menutupi seluruh biaya pembelian kapal atau hanya sebagian saja. Jika sebagian saja maka angkanya bisa di atas Pp2 triliun. Artinya, satu kapal, baik Prime maupun Pride, banderolnya bisa mencapai Rp1 triliun.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Rekomendasi
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved