Pertamina Pulihkan Stok Pertalite dan Solar Subsidi di SPBU
Rabu, 06 April 2022 - 12:45 WIB
loading...
Pertamina Patra Niaga menyatakan stok BBM subsidi di beberapa titik yang sempat kosong telah berhasil dipulihkan. Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina berhasil mengatasi kekurangan pasokan bahan bakar minyak (BBM), terutama jenis Pertalite dan solar, pada SPBU di beberapa titik. Terhambatnya pasokan BBM subsidi ke SPBU adalah bagian dari respons kenaikan harga BBM jenis Pertamax pada Jumat (1/4) sehingga pengguna kendaraan bermigrasi (shifting) ke Pertalite.
PJS Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Pertamina Irto P Gintings mengatakan, pasokan BBM subsidi ke SPBU sudah lancar. Stok Solar dan Pertalite dalam posisi aman.
"Pertamina juga terus memonitor secara real time dan memasok SPBU yang stoknya sudah mulai menipis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Irto di Jakarta, Rabu (6/4/2022).
Baca Juga: Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU, Pertamina Beri Penjelasan
Sejak Jumat pekan lalu, Pertamina juga menyiagakan terminal (BBM) hingga 24 jam untuk mengisi SPBU yang kekurangan pasokan. "Saat ini kami terus memenuhi kebutuhan SPBU dan memonitor seluruh rantai distiribusi sebagai antisipasi menyeimbangkan antara konsumsi dan distribusi ke SPBU," katanya.
Irto mengakui secara umum terjadi tren peningkatan konsumsi BBM masyarakat dengan terus terkendalinya pandemi Covid-19. Apalagi, kata dia, tren rerata konsumsi mulai menyerupai tahun 2019. "Pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5% turut mendorong aktivitas logistik kendaraan angkutan dan ekonomi masyarakat sehingga turut menyumbang peningkatan konsumsi BBM," jelasnya.
PJS Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Pertamina Irto P Gintings mengatakan, pasokan BBM subsidi ke SPBU sudah lancar. Stok Solar dan Pertalite dalam posisi aman.
"Pertamina juga terus memonitor secara real time dan memasok SPBU yang stoknya sudah mulai menipis untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Irto di Jakarta, Rabu (6/4/2022).
Baca Juga: Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU, Pertamina Beri Penjelasan
Sejak Jumat pekan lalu, Pertamina juga menyiagakan terminal (BBM) hingga 24 jam untuk mengisi SPBU yang kekurangan pasokan. "Saat ini kami terus memenuhi kebutuhan SPBU dan memonitor seluruh rantai distiribusi sebagai antisipasi menyeimbangkan antara konsumsi dan distribusi ke SPBU," katanya.
Irto mengakui secara umum terjadi tren peningkatan konsumsi BBM masyarakat dengan terus terkendalinya pandemi Covid-19. Apalagi, kata dia, tren rerata konsumsi mulai menyerupai tahun 2019. "Pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5% turut mendorong aktivitas logistik kendaraan angkutan dan ekonomi masyarakat sehingga turut menyumbang peningkatan konsumsi BBM," jelasnya.
Lihat Juga :