Bank Sulselbar Kucurkan Kredit Sindikasi untuk Proyek Strategis Nasional
Kamis, 07 April 2022 - 10:33 WIB
loading...
A
A
A
Plt Direktur Utama Bank Sulselbar, H Yulis Suandi menambahkan, partisipasi dalam pemberian kredit sindikasi ini merupakan implementasi dari visi Bank Sulselbar menjadi bank kebanggaan dan pilihan utama membangun Kawasan Timur Indonesia.
"Kebijakan Umum Direksi di Tahun 2022 untuk Kinerja Bisnis Berkelanjutan dan Optimalisasi Volume Transaksi Devisa. Nikel merupakan komoditas masa depan yang prospektif salah satunya untuk menekan emisi karbon dari bahan bakar fosil seiring dengan gencarnya pengambangan industri kendaraan listrik," katanya.
Baca Juga: Tumbuh 5,97 Persen, Total Aset Bank Umum di Sulsel Tembus Rp160,44 Triliun
Sementara itu, Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial Bank Sulselbar, Ruslan LB menguraikan, Bank Sulselbar berpengalaman dalam aktivitas perkreditan sindikasi khususnya di wilayah Sulawesi. Kredit Sindikasi yang diberikan ini dalam bentuk USD dimana sebelumnya Bank Sulselbar turut serta juga untuk proyek pabrik pengolahan nikel di wilayah Kabupaten Luwu, Provinsi Sulsel.
"Dengan adanya dukungan ini akan memberikan kepastian dan kepercayaan kepada investor bahwa bank pembangunan daerah mampu berkontribusi untuk kemajuan ekonomi energi nasional," pungkasnya.
"Kebijakan Umum Direksi di Tahun 2022 untuk Kinerja Bisnis Berkelanjutan dan Optimalisasi Volume Transaksi Devisa. Nikel merupakan komoditas masa depan yang prospektif salah satunya untuk menekan emisi karbon dari bahan bakar fosil seiring dengan gencarnya pengambangan industri kendaraan listrik," katanya.
Baca Juga: Tumbuh 5,97 Persen, Total Aset Bank Umum di Sulsel Tembus Rp160,44 Triliun
Sementara itu, Pemimpin Divisi Korporasi dan Komersial Bank Sulselbar, Ruslan LB menguraikan, Bank Sulselbar berpengalaman dalam aktivitas perkreditan sindikasi khususnya di wilayah Sulawesi. Kredit Sindikasi yang diberikan ini dalam bentuk USD dimana sebelumnya Bank Sulselbar turut serta juga untuk proyek pabrik pengolahan nikel di wilayah Kabupaten Luwu, Provinsi Sulsel.
"Dengan adanya dukungan ini akan memberikan kepastian dan kepercayaan kepada investor bahwa bank pembangunan daerah mampu berkontribusi untuk kemajuan ekonomi energi nasional," pungkasnya.
(agn)
Lihat Juga :