Bersama Terapkan Bisnis Berkelanjutan di Industri Kehutanan dan Pertanian
Jum'at, 08 April 2022 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Bahlil Cabut 15 Izin Konsesi Kawasan Hutan, Ini Daftar Lengkapnya
Selain itu, lanjutnya, TAP Group juga menggunakan alternatif-alternatif energi yang dikembangkan mulai dari biomassa dan biogas. Saat ini, TAP Group sedang merancang Biomethane Compressed Natural Gas (Bio-CNG) sebagai pengganti energi fosil. Ini adalah gas metan yang diubah menjadi liquid gas.
"Ini adalah alternatif-alternatif yang kami coba dorong untuk menurunkan atau memitigasi terhadap emisi gas rumah kaca," tegasnya.
Sementara itu, President Director, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, Lucas Kurniawan mengatakan, dalam mendukung keberlanjutan usaha, dasar paling penting adalah mengupayakan agar perusahaannya memperoleh sertifikasi dari badan-badan yang diakui. Ia bersyukur, pada 2021 seluruh pabrik kelapa sawit milik ANJ sudah mendapatkan sertifikasi.
"Terakhir pabrik kelapa sawit kita di Papua Barat," kata Lucas.
Menurutnya, sertifikasi sangat penting, bukan hanya mengundang kepercayaan bagi pembeli minyak sawit ANJ, tetapi juga memberikan panduan bagi perusahaan mengenai kerangka kerja yang harus diperhatikan di dalam menjalankan praktik-praktik berkelanjutan.
"Kemudian dari sertifikasi itu, kita juga menyusun dan mengomunikasikan kerangka kerja keberlanjutan kita," ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, TAP Group juga menggunakan alternatif-alternatif energi yang dikembangkan mulai dari biomassa dan biogas. Saat ini, TAP Group sedang merancang Biomethane Compressed Natural Gas (Bio-CNG) sebagai pengganti energi fosil. Ini adalah gas metan yang diubah menjadi liquid gas.
"Ini adalah alternatif-alternatif yang kami coba dorong untuk menurunkan atau memitigasi terhadap emisi gas rumah kaca," tegasnya.
Sementara itu, President Director, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, Lucas Kurniawan mengatakan, dalam mendukung keberlanjutan usaha, dasar paling penting adalah mengupayakan agar perusahaannya memperoleh sertifikasi dari badan-badan yang diakui. Ia bersyukur, pada 2021 seluruh pabrik kelapa sawit milik ANJ sudah mendapatkan sertifikasi.
"Terakhir pabrik kelapa sawit kita di Papua Barat," kata Lucas.
Menurutnya, sertifikasi sangat penting, bukan hanya mengundang kepercayaan bagi pembeli minyak sawit ANJ, tetapi juga memberikan panduan bagi perusahaan mengenai kerangka kerja yang harus diperhatikan di dalam menjalankan praktik-praktik berkelanjutan.
"Kemudian dari sertifikasi itu, kita juga menyusun dan mengomunikasikan kerangka kerja keberlanjutan kita," ujarnya.
(akr)
Lihat Juga :