Dibayangi Sentimen Global dan Domestik, Rupiah Hari Ini Ditutup Stagnan
Jum'at, 08 April 2022 - 15:59 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu Inflasi yang tinggi terjadi akan mengganggu kinerja mitra dagang yang akhirnya mengurangi output perekonomian. Hal ini disebabkan oleh bertambahnya beban biaya produksi. Terakhir adalah berkurangnya output perekonomian akan berdampak pada pengurangan tenaga kerja yang akan menambah tingkat pengangguran.
Sebelumnya, Pada Maret 2022 terjadi inflasi sebesar 0,66 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,95. Dari 90 kota IHK, 88 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi.
Dalam perdagangan akhir pekan, mata uang garuda stagnan walaupun sebelumnya sempat menguat 4 point di level Rp14.361 dari penutupan sebelumnya. Sedangkan untuk perdagangan senen depan, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.350 - Rp14.390.
Sebelumnya, Pada Maret 2022 terjadi inflasi sebesar 0,66 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,95. Dari 90 kota IHK, 88 kota mengalami inflasi dan 2 kota mengalami deflasi.
Dalam perdagangan akhir pekan, mata uang garuda stagnan walaupun sebelumnya sempat menguat 4 point di level Rp14.361 dari penutupan sebelumnya. Sedangkan untuk perdagangan senen depan, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.350 - Rp14.390.
(nng)
Lihat Juga :