Erick Thohir Khawatir Kekuatan BUMN Disalahgunakan Pemimpin Tak Ber-AKHLAK
Selasa, 12 April 2022 - 15:11 WIB
loading...
Erick Thohir mengaku khawatir dengan kekuatan yang dimiliki BUMN. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kembali menyinggung karakter kepemimpinan dewan direksi dan komisaris perusahaan pelat merah. Menurutnya, karakter kepemimpinan BUMN harus dilandaskan pada AKHLAK (amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif).
Baca juga: Restrukturisasi, Utang Krakatau Steel Susut Rp3,3 Triliun
Kepintaran, kata Erick, tidak cukup menjadi modal bagi pemimpin perseroan, tetapi harus dilandasi karakter dan AKHLAK. Menurutnya, kepintaran tanpa karakter akan menjadi kerakusan.
"Kepintaran tanpa karakter tentu akan menjadi sebuah kerakusan, karena itu saya menekankan agar pimpinan BUMN yang merupakan putra terbaik juga punya tanggung jawab meneruskan regenerasi yang baik," ungkap Erick, Selasa (12/4/2022).
Erick mengingatkan BUMN menjadi kekuatan sepertiga dari makro ekonomi Indonesia. Namun begitu, dia khawatir kekuatan ini justru disalahgunakan oleh pemimpin perusahaan yang tidak ber-AKHLAK.
AKHLAK menjadi nilai yang diterapkan Kementerian BUMN dalam melayani negeri. Masing-masing nilai yang terkandung dalam AKHLAK memiliki penjabarannya sendiri untuk penerapan kode etik dan kode perilaku yang akan diterapkan di Kementerian BUMN.
Baca juga: Restrukturisasi, Utang Krakatau Steel Susut Rp3,3 Triliun
Kepintaran, kata Erick, tidak cukup menjadi modal bagi pemimpin perseroan, tetapi harus dilandasi karakter dan AKHLAK. Menurutnya, kepintaran tanpa karakter akan menjadi kerakusan.
"Kepintaran tanpa karakter tentu akan menjadi sebuah kerakusan, karena itu saya menekankan agar pimpinan BUMN yang merupakan putra terbaik juga punya tanggung jawab meneruskan regenerasi yang baik," ungkap Erick, Selasa (12/4/2022).
Erick mengingatkan BUMN menjadi kekuatan sepertiga dari makro ekonomi Indonesia. Namun begitu, dia khawatir kekuatan ini justru disalahgunakan oleh pemimpin perusahaan yang tidak ber-AKHLAK.
AKHLAK menjadi nilai yang diterapkan Kementerian BUMN dalam melayani negeri. Masing-masing nilai yang terkandung dalam AKHLAK memiliki penjabarannya sendiri untuk penerapan kode etik dan kode perilaku yang akan diterapkan di Kementerian BUMN.
Lihat Juga :