Minyak Goreng Curah Minim, Pedagang Pasar: Harga Tinggi, Barang Susah Didapat

Rabu, 13 April 2022 - 14:09 WIB
loading...
Minyak Goreng Curah...
Pemilik toko sembako di pasar Ikopol Bekasi bernama Siti mengaku kesulitan mendapatkan minyak goreng curah dari agen. Foto/MPI/Advenia Elisabeth
A A A
BEKASI - Minyak goreng curah kini tak lagi melimpah. Ketersediaannya di pasar-pasar tradisional juga minim dibanding kondisi terdahulu.

Bedasarkan pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) di Pasar Ikopol, Bekasi, tak banyak pedagang yang menjual minyak goreng curah. Alasannya pun beragam.

Wanti, serorang pedagang sembako di pasar tersebut, menuturkan bahwa dirinya tidak menjual minyak goreng curah lantaran harga belinya mahal.

"Nggak, saya nggak jual. Saya jualnya yang kemasan aja, ini juga dikit. Yang curah mahal, modal saya nggak cukup," ujarnya saat ditemui MPI di lapak miliknya, Rabu (13/3/2022).

Baca juga: BLT Minyak Goreng Mulai Cair, Mekanisme Penyaluran Sangat Penting

Tak jauh beda, pemilik toko sembako bernama Siti menyebut bahwa dia menjual minyak goreng curah, tapi sudah beberapa hari belakangan ini tidak memasok lagi karena sulit didapat.

"Saya jual kemarin-kemarin, tapi harganya masih tinggi, Rp21.000 per kilogram. Soalnya saya dapat dari agennya juga udah Rp20.000. Ini tinggal satu bungkus ukuran seperempat (kg)," ungkapnya.

Menurut Siti, sejak pemerintah memberlakukan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liter, ketersediaan minyak goreng curah di agen jadi menipis. Bahkan, kata dia, harus berebutan dengan penjual lain.

"Susah banget di agen sekarang. Kadang seminggu cuma dapat 1 kali. Di agen juga stoknya cuma 10 jerigen, itu pun katanya udah pesanan langganan. Jadi kalaupun saya dapat ya paling cuma dapat satu," keluhnya.

Baca juga: KPPU Bakal Panggil 10 Perusahaan Minyak Goreng, Ini Nama-namanya!

Pedagang lainnya, Henry, juga menjual minyak goreng curah. Terlihat di lapak miliknya tersedia beberapa bungkus yang siap dijual.

Kendati demikian, Henry menyebut bahwa untuk mendapatkan minyak goreng curah itu sulit. Dia bilang, harus keliling agen supaya bisa membeli dan dijual lagi di pasar.

"Susah sekarang barangnya. Di agen itu dijatah. Sehari aja saya belum tentu dapat. Kalaupun dapat dijatahin 2 jerigen. Itupun karena langganan. Kalau yang nggak langganan, nggak dapat," tukasnya.



Dia menyatakan, hingga hari ini minyak goreng curah bersubsidi yang digemborkan pemerintah belum kunjung datang. Padahal, para pedagang pasar Ikopol sudah menantikannya.

"Yang mobil tangkian minyak goreng subsidi itu juga belum dateng-dateng. Makanya saya masih cari di agen-agen," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Konsisten Perluas Jaringan,...
Konsisten Perluas Jaringan, MNC Finance Gelar Agent Gathering Bersama Taktis Group
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Siap-siap! Lonjakan...
Siap-siap! Lonjakan Biaya Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Kenaikan Harga Minyak...
Kenaikan Harga Minyak Goreng Terjadi di 207 Kabupaten, Kota! Begini Respons Bapanas
Mentan Amran Ancam Bakal...
Mentan Amran Ancam Bakal Tindak Produsen Minyak Goreng yang Naikkan Harga
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
SAP Luncurkan AI Agents...
SAP Luncurkan AI Agents yang bisa Jalankan Operasional Perusahaan Secara Mandiri
Rekomendasi
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota...
OSN SMA Tingkat Kabupaten/Kota 2026 Segera Dimulai, Simak Tata Tertibnya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved