Realisasi Investasi Sulsel Tahun 2021 Tembus Rp16,6 Triliun
Rabu, 13 April 2022 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, ia berharap peningkatan ekonomi harus sejalan dengan kesejahteraan masyarakat. Pasalnya, aktivitas masyarakat yang kembali normal setelah pandemi Covid-19 yang berkepanjangan akan memberikan dampak besar pada pemulihan ekonomi saat ini.
“Namun saya kira memang indikator makro, salah satu ini tentu juga harus diikuti dengan melihat indikator makro yang lain karena tugas utama kita adalah bagaimana kita mensejahterakan rakyat. Jadi semua lapisan masyarakat kita harapkan mendapatkan pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Fadjar Majardi, pada kesempatan itu menjelaskan, program percepatan investasi, perindustrian, perdagangan dan pariwisata adalah fokus utama Forum Pinisi Sultan. Semuanya demi menggenjot pertumbuhan ekonomi, dimana realisasi investasi Sulsel pada 2021 menembus angka Rp16,6 triliun atau jauh melampaui target Rp8 triliun.
“ Realisasi investasi Sulsel secara keseluruhan tahun 2021 menunjukkan kinerja yang baik usai mencapai angka Rp16,6 triliun, jauh melampaui target investasi Rp8 triliun. Pencapaian tersebut utamanya disumbang oleh kinerja realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai Rp12,08 triliun, meningkat 33% dibandingkan tahun sebelumnya," paparnya.
Fajar mengimbuhkan selain memperkuat transaksi antar daerah, pertumbuhan ekonomi daerah juga harus didukung dengan perdagangan antar luar Sulsel. Terkhusus, dalam industri pariwisata sebagai salah satu sektor andalan di Sulsel, yang perlu terus didorong, termasuk melalui pengembangan potensi quality tourism di beberapa destinasi wisata unggulan seperti Selayar, Toraja, dan Bulukumba, serta pengembangan Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark.
“Namun saya kira memang indikator makro, salah satu ini tentu juga harus diikuti dengan melihat indikator makro yang lain karena tugas utama kita adalah bagaimana kita mensejahterakan rakyat. Jadi semua lapisan masyarakat kita harapkan mendapatkan pertumbuhan ekonomi,” tuturnya.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Fadjar Majardi, pada kesempatan itu menjelaskan, program percepatan investasi, perindustrian, perdagangan dan pariwisata adalah fokus utama Forum Pinisi Sultan. Semuanya demi menggenjot pertumbuhan ekonomi, dimana realisasi investasi Sulsel pada 2021 menembus angka Rp16,6 triliun atau jauh melampaui target Rp8 triliun.
“ Realisasi investasi Sulsel secara keseluruhan tahun 2021 menunjukkan kinerja yang baik usai mencapai angka Rp16,6 triliun, jauh melampaui target investasi Rp8 triliun. Pencapaian tersebut utamanya disumbang oleh kinerja realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai Rp12,08 triliun, meningkat 33% dibandingkan tahun sebelumnya," paparnya.
Fajar mengimbuhkan selain memperkuat transaksi antar daerah, pertumbuhan ekonomi daerah juga harus didukung dengan perdagangan antar luar Sulsel. Terkhusus, dalam industri pariwisata sebagai salah satu sektor andalan di Sulsel, yang perlu terus didorong, termasuk melalui pengembangan potensi quality tourism di beberapa destinasi wisata unggulan seperti Selayar, Toraja, dan Bulukumba, serta pengembangan Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark.
Lihat Juga :