Tren Hunian Tepi Laut Mulai Dilirik Konsumen
Minggu, 17 April 2022 - 10:45 WIB
loading...
Hunian tepi laut mulai menarik minat konsumen. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Situasi pandemi selama lebih dari dua tahun membuat perubahan tatanan hidup dalam masyarakat. Pasalnya, konsep rumah tidak hanya sebagai hunian , tapi juga menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk bekerja dan bersekolah dari rumah. Beberapa perusahaan di Jakarta, memberlakukan pola kerja work from home lebih dari 50% menjadi permanen karena terbukti memberikan efisiensi bagi perusahaan dan produktivitas tetap terjaga.
Baca juga: Potensi Sektor Properti Masih Menggiurkan di Tengah Pandemi
Perubahan ini pun memengaruhi konsep lifestyle masyarakat mulai memilih ruang terbuka untuk berekreasi dan bersosialisasi, dan juga memengaruhi naiknya minat konsumen akan hunian di tepi laut. Penelitian yang dilakukan University of Exeter, Inggris, menunjukkan bahwa orang yang tinggal lebih dekat ke laut memiliki kesehatan mental yang lebih baik. Penelitian tersebut menyimpulkan, bahwa mereka yang hidup di sekitar laut memiliki kehidupan yang lebih bahagia dan kesehatan mental yang lebih baik.
Perasaan damai dan tenang luar biasa yang kita alami di pantai dapat disebut sebagai “ruang biru". Ruang itulah yang telah dijuluki oleh para ilmuwan sebagai efek kombinasi antara bau dan suara air yang mendatangkan kebahagiaan di dalam otak kita. Seperti dikutip dari laman corespirit.com, disebutkan, "ruang biru" mampu membuat kita merasa amat nyaman, bak dihipnotis.
Banyak public figure dan selebriti kini memilih untuk menghuni kawasan yang terletak di tepi pantai, untuk mendapatkan ketenangan dan rasa damai. Mereka percaya “ruang biru” mampu mengurangi stres dan depresi akibat kesibukan sehari-hari yang sangat padat.
“Hongkong, London, Manhattan, Singapura dan kota dunia lainnya memiliki apartemen mewah yang terletak di tepi pantai” ujar Hengky Japri, Chief Marketing Officer Citra Swarna Group (CSG), dikutip Minggu (17/4/2022).
Baca juga: Potensi Sektor Properti Masih Menggiurkan di Tengah Pandemi
Perubahan ini pun memengaruhi konsep lifestyle masyarakat mulai memilih ruang terbuka untuk berekreasi dan bersosialisasi, dan juga memengaruhi naiknya minat konsumen akan hunian di tepi laut. Penelitian yang dilakukan University of Exeter, Inggris, menunjukkan bahwa orang yang tinggal lebih dekat ke laut memiliki kesehatan mental yang lebih baik. Penelitian tersebut menyimpulkan, bahwa mereka yang hidup di sekitar laut memiliki kehidupan yang lebih bahagia dan kesehatan mental yang lebih baik.
Perasaan damai dan tenang luar biasa yang kita alami di pantai dapat disebut sebagai “ruang biru". Ruang itulah yang telah dijuluki oleh para ilmuwan sebagai efek kombinasi antara bau dan suara air yang mendatangkan kebahagiaan di dalam otak kita. Seperti dikutip dari laman corespirit.com, disebutkan, "ruang biru" mampu membuat kita merasa amat nyaman, bak dihipnotis.
Banyak public figure dan selebriti kini memilih untuk menghuni kawasan yang terletak di tepi pantai, untuk mendapatkan ketenangan dan rasa damai. Mereka percaya “ruang biru” mampu mengurangi stres dan depresi akibat kesibukan sehari-hari yang sangat padat.
“Hongkong, London, Manhattan, Singapura dan kota dunia lainnya memiliki apartemen mewah yang terletak di tepi pantai” ujar Hengky Japri, Chief Marketing Officer Citra Swarna Group (CSG), dikutip Minggu (17/4/2022).
Lihat Juga :