Bulog Telah Salurkan 3,3 Juta Paket Sembako Bantuan Pemerintah
Jum'at, 19 Juni 2020 - 00:41 WIB
loading...
Bulog menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui dua tahap. Pertama, dilaksanakan pada 5-22 Mei 2020 dengan total beras 36.440 ton untuk 1.457.612 penerima. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 sebagaimana diketahui memberikan dampak yang sangat luar biasa terhadap kehidupan sosial dan perekonomian. Guna meringankan beban masyarakat, terutama di wilayah Jabodetabek, pemerintah pun menyalurkan bantuan berupa paket sembako, yang di dalamnya juga berisi beras premium sebanyak 25 kg tiap keluarga penerima manfaat.
Dalam menyalurkan bantuan, Presiden menugaskan Badan Urusan Logistik (Bulog) serta Kementerian Sosial sebagai penyedia data masyarakat yang layak menerima bantuan. Bulog pun menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui dua tahap. Pertama, dilaksanakan pada 5-22 Mei 2020 dengan total beras 36.440 ton untuk 1.457.612 penerima.
(Baca Juga: Erick Thohir Bakal Gabungkan Bulog dengan PTPN dan RNI )
Selanjutnya, pada tahap kedua, bantuan yang disalurkan sebanyak 1.861.856 paket dengan total beras sebanyak 46.546 ton. Penyaluran dilaksanakan selama periode 1-15 Juni 2020. Menurut Direktur Operasi Bulog, Tri Wahyudi Saleh, terjadinya peningkatan jumlah penerima di tahap kedua dikarenakan adanya pembaharuan data dari Kemensos.
"Dengan asumsi wabah Covid ini sangat berdampak bagi masyarakat. Jadi bisa saja orang yg tadinya sebelumnya bukan penerima bantuan jadi penerima lantaran kehilangan lapangan pekerjaan atau PHK. Apalagi tenaga lepas harian banyak juga ya yang terdampak," ungkap Tri Wahyudi melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (18/6).
(Baca Juga: Bulog Pastikan Stabilisasi Harga Beras dan Gula Lancar )
Agar bantuan terhadap total lebih dari 3,3 juta paket beras premium yang didapat dari seluruh petani lokal Tanah Air, Bulog juga membutuhkan sejumlah pendukung seperti ketersediaan armada dan tenaga buruh. Pada tahap pertama dibutuhkan total armada sebanyak 10.847 truk untuk mengangkut beras, sedangkan di tahap berikutnya 10.027 truk.
Dalam menyalurkan bantuan, Presiden menugaskan Badan Urusan Logistik (Bulog) serta Kementerian Sosial sebagai penyedia data masyarakat yang layak menerima bantuan. Bulog pun menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui dua tahap. Pertama, dilaksanakan pada 5-22 Mei 2020 dengan total beras 36.440 ton untuk 1.457.612 penerima.
(Baca Juga: Erick Thohir Bakal Gabungkan Bulog dengan PTPN dan RNI )
Selanjutnya, pada tahap kedua, bantuan yang disalurkan sebanyak 1.861.856 paket dengan total beras sebanyak 46.546 ton. Penyaluran dilaksanakan selama periode 1-15 Juni 2020. Menurut Direktur Operasi Bulog, Tri Wahyudi Saleh, terjadinya peningkatan jumlah penerima di tahap kedua dikarenakan adanya pembaharuan data dari Kemensos.
"Dengan asumsi wabah Covid ini sangat berdampak bagi masyarakat. Jadi bisa saja orang yg tadinya sebelumnya bukan penerima bantuan jadi penerima lantaran kehilangan lapangan pekerjaan atau PHK. Apalagi tenaga lepas harian banyak juga ya yang terdampak," ungkap Tri Wahyudi melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (18/6).
(Baca Juga: Bulog Pastikan Stabilisasi Harga Beras dan Gula Lancar )
Agar bantuan terhadap total lebih dari 3,3 juta paket beras premium yang didapat dari seluruh petani lokal Tanah Air, Bulog juga membutuhkan sejumlah pendukung seperti ketersediaan armada dan tenaga buruh. Pada tahap pertama dibutuhkan total armada sebanyak 10.847 truk untuk mengangkut beras, sedangkan di tahap berikutnya 10.027 truk.
Lihat Juga :