Gara-gara Corona, 54% UMKM Tak Mampu Bayar Cicilan
Jum'at, 19 Juni 2020 - 13:29 WIB
loading...
A
A
A
Teten mengatakan, kondisi krisis ekonomi saat ini berbeda dengan tahun 1998 lalu yang hanya berpengaruh besar kepada perusahaan besar-besar. Sedangkan UMKM justru menjadi ujung tombak untuk memulihkan ekonomi. Namun krisis akibat pandemi Covid-19 pelaku UMKM yang paling terpukul.
Sebab itu, pihaknya terus mendorong masyarakat mengutamakan produk-produk di dalam negeri. Pasalnya yang bisa menyelamatkan krisis ekonomi saat ini hanya dua yaitu meningkatkan konsumsi dalam negeri dan belanja modal pemerintah.
"Untuk membuat produk-produk UMKM bisa bersaing, bapak presiden telah memerintahkan kepada Kementerian Perdagangan menyetop produk barang impor yang bisa diproduksi di dalam negeri. Disamping juga terus berupaya membuat harga produk-produk UMKM lebih murah dibandingkan dari impor," tandasnya.
Sebab itu, pihaknya terus mendorong masyarakat mengutamakan produk-produk di dalam negeri. Pasalnya yang bisa menyelamatkan krisis ekonomi saat ini hanya dua yaitu meningkatkan konsumsi dalam negeri dan belanja modal pemerintah.
"Untuk membuat produk-produk UMKM bisa bersaing, bapak presiden telah memerintahkan kepada Kementerian Perdagangan menyetop produk barang impor yang bisa diproduksi di dalam negeri. Disamping juga terus berupaya membuat harga produk-produk UMKM lebih murah dibandingkan dari impor," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :