Asa Erick Thohir Terhadap Pembentukan Holding BUMN Pertahanan
Rabu, 20 April 2022 - 20:03 WIB
loading...
Presiden Jokowi bersama Menhan Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir saat penandatanganan holding BUMN pertahanan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan pendirian holding BUMN pertahanan atau Defend ID dapat memperkuat ketahanan nasional. Holding ini baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu, (20/4/2022).
Baca juga: Gelar Mudik Gratis, BUMN Siapkan 509 Bus dan 24 Kereta Api
Holding BUMN Pertahanan dipimpin oleh PT Len Industri (Persero). Sementara anggota holding terdiri atas PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), dan PT Dahana (Persero).
"Bersyukur Bapak Presiden @jokowi hari ini telah meresmikan Holding BUMN Pertahanan atau Defend ID, kami menindaklanjuti agar Defend ID benar-benar menjadi penggerak dalam mewujudkan ketahanan pertahanan nasional," ungkap Erick melalui akun Instagramnya, dikutip Rabu (20/4/2022).
Dalam peresmian tersebut Erick bersama dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) ihwal komitmen meningkatkan nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) hingga 50%.
Sebagai tindak lanjut, Erick pun meminta holding untuk menyiapkan segala strategi untuk mewujudkan ketahanan pertahanan di Indonesia.
Baca juga: Gelar Mudik Gratis, BUMN Siapkan 509 Bus dan 24 Kereta Api
Holding BUMN Pertahanan dipimpin oleh PT Len Industri (Persero). Sementara anggota holding terdiri atas PT Dirgantara Indonesia (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), PT Pindad (Persero), dan PT Dahana (Persero).
"Bersyukur Bapak Presiden @jokowi hari ini telah meresmikan Holding BUMN Pertahanan atau Defend ID, kami menindaklanjuti agar Defend ID benar-benar menjadi penggerak dalam mewujudkan ketahanan pertahanan nasional," ungkap Erick melalui akun Instagramnya, dikutip Rabu (20/4/2022).
Dalam peresmian tersebut Erick bersama dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) ihwal komitmen meningkatkan nilai tingkat komponen dalam negeri (TKDN) hingga 50%.
Sebagai tindak lanjut, Erick pun meminta holding untuk menyiapkan segala strategi untuk mewujudkan ketahanan pertahanan di Indonesia.
Lihat Juga :