Curhat Pelaku UMKM Lilin: Bermodal Rp5 Juta, Kini Produknya Tercium sampai Mancanegara
Kamis, 21 April 2022 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
Yulianah menjelaskan salah satu pelayanan yang menjadi nilai lebih dan membedakan dari kompetitor lainnya adalah Jakarta Candle memberikan kebebasan bagi para pembeli untuk menentukan spesifikasi dan model lilin hias yang dipesan.
Bermodalkan Rp5 Juta dengan kapasitas produksi sekitar 50-100 lilin hias bisnisnya terus berkembang dan kini Jakarta Candle memiliki beberapa karyawan yang berasal dari masyarakat sekitar usahanya dan mampu menghasilkan 1.000 lilin hias dalam setahun dengan omzet lebih dari Rp550 Juta. Kisaran harga produk pun juga terbilang bervariasi dengan harga jual Rp26 ribu sampai Rp150 ribu.
Meski Jakarta Candle yang terus berkembang, tidak membuat Yulianah berhenti untuk belajar dan berinovasi. Pada tahun 2017 hingga 2019, dia memutuskan untuk mengikuti program pelatihan Coaching Program for New Exporter (CPNE) dan Marketing Handholding yang diadakan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
"Banyak hal yang dipelajari dari pelatihan yang saya ikuti. Mulai dari melakukan presentasi bisnis sampai menyusun strategi pemasaran yang baik. Berkat pelatihan tersebut membuat saya makin bersemangat untuk menembus pasar ekspor,” jelasnya.
Bermodalkan Rp5 Juta dengan kapasitas produksi sekitar 50-100 lilin hias bisnisnya terus berkembang dan kini Jakarta Candle memiliki beberapa karyawan yang berasal dari masyarakat sekitar usahanya dan mampu menghasilkan 1.000 lilin hias dalam setahun dengan omzet lebih dari Rp550 Juta. Kisaran harga produk pun juga terbilang bervariasi dengan harga jual Rp26 ribu sampai Rp150 ribu.
Meski Jakarta Candle yang terus berkembang, tidak membuat Yulianah berhenti untuk belajar dan berinovasi. Pada tahun 2017 hingga 2019, dia memutuskan untuk mengikuti program pelatihan Coaching Program for New Exporter (CPNE) dan Marketing Handholding yang diadakan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
"Banyak hal yang dipelajari dari pelatihan yang saya ikuti. Mulai dari melakukan presentasi bisnis sampai menyusun strategi pemasaran yang baik. Berkat pelatihan tersebut membuat saya makin bersemangat untuk menembus pasar ekspor,” jelasnya.
Lihat Juga :