Sambut Hari Kartini, Stockbit dan Bibit: Komitmen Kami untuk Kaum Ibu Sangat Jelas
Kamis, 21 April 2022 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Vivi, Stockbit dan Bibit meyakini bahwa generasi muda Indonesia saat ini perlu meneruskan cita-cita Kartini. Stockbit dan Bibit juga meyakini bahwa literasi merupakan kunci yang membuka berbagai pintu kesempatan bagi perempuan untuk menjadi semakin berdaya dan dapat berkontribusi lebih bagi perekonomian. “Itulah mengapa, kami tidak pernah lelah menjalankan inisiatif-inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perempuan di pasar modal,” tambahnya.
Vivi menyatakan bahwa edukasi dan literasi keuangan merupakan fokus utama perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengajak perempuan agar berani mulai berinvestasi di pasar modal serta menghindarkan mereka dari jerat investasi bodong.
Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di bulan Maret 2022 menunjukkan bahwa jumlah investor di pasar modal telah menyentuh angka hampir 8,4 juta investor. Angka ini naik 3,2% dibandingkan bulan sebelumnya, sementara itu apabila dibandingkan dengan data akhir tahun 2021, jumlah investor di pasar modal telah meningkat lebih dari 12%. Kendati demikian, proporsi investor perempuan masih berada di kisaran 37% dari keseluruhan investor.
“Di tahun 2021, Stockbit dan Bibit telah mengadakan lebih dari 100 sesi edukasi secara gratis kepada publik. Di tahun 2022, upaya-upaya serupa akan dilanjutkan dan digencarkan dengan cara bermitra dengan berbagai organisasi seperti lembaga pendidikan, pelaku industri di sektor jasa keuangan, media massa, komunitas profesi, komunitas hobi, dan lembaga nonprofit,” jelas Vivi.
Khusus mengenai inisiatif perusahaan yang terkait dengan ajakan kepada perempuan agar berani berinvestasi di pasar modal, Olivia Budiono yang bekerja sebagai Product Marketing Lead mengatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak yang relevan adalah hal yang perlu terus dilakukan.
Vivi menyatakan bahwa edukasi dan literasi keuangan merupakan fokus utama perusahaan. Tujuannya adalah untuk mengajak perempuan agar berani mulai berinvestasi di pasar modal serta menghindarkan mereka dari jerat investasi bodong.
Data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di bulan Maret 2022 menunjukkan bahwa jumlah investor di pasar modal telah menyentuh angka hampir 8,4 juta investor. Angka ini naik 3,2% dibandingkan bulan sebelumnya, sementara itu apabila dibandingkan dengan data akhir tahun 2021, jumlah investor di pasar modal telah meningkat lebih dari 12%. Kendati demikian, proporsi investor perempuan masih berada di kisaran 37% dari keseluruhan investor.
“Di tahun 2021, Stockbit dan Bibit telah mengadakan lebih dari 100 sesi edukasi secara gratis kepada publik. Di tahun 2022, upaya-upaya serupa akan dilanjutkan dan digencarkan dengan cara bermitra dengan berbagai organisasi seperti lembaga pendidikan, pelaku industri di sektor jasa keuangan, media massa, komunitas profesi, komunitas hobi, dan lembaga nonprofit,” jelas Vivi.
Khusus mengenai inisiatif perusahaan yang terkait dengan ajakan kepada perempuan agar berani berinvestasi di pasar modal, Olivia Budiono yang bekerja sebagai Product Marketing Lead mengatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak yang relevan adalah hal yang perlu terus dilakukan.
Lihat Juga :