Wapres Minta Indonesia Tak Terlena atas Pencapaian di Pasar Syariah Global

Kamis, 21 April 2022 - 16:44 WIB
loading...
Wapres Minta Indonesia...
Wapres Maruf Amin meminta Indonesia terus berinovasi di pasar syariah global. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengingatkan saat ini semakin banyak negara di dunia yang mengembangkan pasar syariah global. Indonesia pun harus terus menciptakan terobosan untuk meningkatkan ekosistem syariah agar tidak kalah dengan negara lain.

Baca juga: Erick Thohir: Ekonomi Syariah Indonesia Semakin Membuktikan Perannya

“Perlu kita cermati pula bahwa negara-negara lain kini semakin giat memperbesar porsinya di pasar syariah global. Saya harap kita tidak terlena dengan berbagai pencapaian yang ada, tetapi terus menciptakan terobosan demi terobosan menuju satu misi yang sama,” tegas Wapres dalam keterangannya, Kamis (21/4/2022).

Apalagi, kata Wapres, faktor permintaan (demand) di sektor ekonomi dan keuangan syariah terus menunjukkan tren peningkatan. Peningkatan permintaan tersebut didorong oleh bertambahnya generasi muda muslim, bangkitnya ekonomi negara-negara Islam, tumbuhnya kesadaran dan gaya hidup halal, hingga tingginya penetrasi internet dan pangsa ekonomi digital di banyak negara, termasuk Indonesia.

Beragam fenomena tersebut, kata Wapres, menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku pasar ekonomi dan keuangan syariah global dari sisi supply atau produsen. Begitu pun visi Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia, dibangun di atas kesadaran bahwa sektor ini memiliki prospek menjadi penopang ekonomi nasional, dan posisinya di tingkat global semakin diperhitungkan.



“Tantangan bagi kita justru terletak pada pemenuhan aspek supply, yaitu bagaimana agar permintaan pasar yang begitu besar ini tidak jatuh ke kantong negara lain, tetapi membawa berkah bagi perekonomian bangsa dan kesejahteraan umat,” katanya.

Oleh karena itu, Wapres menekankan pentingnya peran dan partisipasi aktif seluruh pihak dalam mewujudkan visi bersama ini. Pemerintah bersama dengan otoritas keuangan dalam Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) terus berkomitmen mengembangkan ekosistem dan bauran kebijakan agar ekonomi dan keuangan syariah kian tumbuh.

Baca juga: Adik Indra Kenz Terancam 5 Tahun Penjara

“Saya kerap menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang harus terus diperluas dengan melibatkan lintas sektor dan pemangku kepentingan, mengingat ekosistem yang kita kembangkan pun cukup kompleks,” paparnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia
Prudential Syariah dan...
Prudential Syariah dan MPW PP Muhammadiyah Bekali Mahasiswa Perencanaan Keuangan Syariah
EKSiS 2025 Digelar di...
EKSiS 2025 Digelar di Lima Kota, Raih Hampir 10.000 Pembukaan Rekening Baru
GP Ansor Siap Jadi Motor...
GP Ansor Siap Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Syariah dan UMKM
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Perhimpunan BMT Indonesia...
Perhimpunan BMT Indonesia Lantik Pengurus Baru, Tekankan Pentingnya Tata Kelola
Rekomendasi
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
75 Gol dalam 24 Laga,...
75 Gol dalam 24 Laga, Piala Dunia 2026 Penuh Drama
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved