Curhat Pedagang Daging Sapi: Gara-gara Harga Naik, Pembeli Sepi
Selasa, 26 April 2022 - 11:55 WIB
loading...
A
A
A
Agay bercerita, Ramadhan tahun ini tak sesuai harapan. Padahal ia sudah membayangkan lapak miliknya ramai dikunjungi pembeli. Namun apa daya, karena harga yang meroket, jangankan ramai pembeli, pembelian di rumah potong hewan (RPH) saja ia kurangi.
"Saya kira juga bakal ramai pembeli di puasa-puasa ini. Tapi mana? Sepi. Mereka pada enggak mau beli karena mahal. Saya jadinya kurangi pembelian di rumah potong juga," ungkapnya.
Sebelum harga tembus Rp150ribu/kg, atau sebelum Ramadhan, Agay membeli dua ekor sapi di RPH, namun kini itu tak dilakukan lagi. Ia hanya membeli satu ekor sapi. Dia pun bilang, dari satu ekor sapi itu tidak habis terjual dalam satu hari, melainkan bisa dua hari.
"Harusnya kalau jelang Lebaran kan pembelian di RPH meningkat ya. Tapi sekarang mah enggak. Malah turun. Saya kalau biasanya beli dua ekor. Sekarang cuma beli satu ekor. Itu juga sehari nggak habis. Dua harian baru habis," bebernya.
"Saya kira juga bakal ramai pembeli di puasa-puasa ini. Tapi mana? Sepi. Mereka pada enggak mau beli karena mahal. Saya jadinya kurangi pembelian di rumah potong juga," ungkapnya.
Sebelum harga tembus Rp150ribu/kg, atau sebelum Ramadhan, Agay membeli dua ekor sapi di RPH, namun kini itu tak dilakukan lagi. Ia hanya membeli satu ekor sapi. Dia pun bilang, dari satu ekor sapi itu tidak habis terjual dalam satu hari, melainkan bisa dua hari.
"Harusnya kalau jelang Lebaran kan pembelian di RPH meningkat ya. Tapi sekarang mah enggak. Malah turun. Saya kalau biasanya beli dua ekor. Sekarang cuma beli satu ekor. Itu juga sehari nggak habis. Dua harian baru habis," bebernya.
Lihat Juga :