Raih Dana IPO Rp150 Miliar, WINR Tingkatkan Jumlah Landbank
Senin, 25 April 2022 - 19:29 WIB
loading...
Usai IPO PT Winner Nusantara Jaya Tbk akan tingkatkan landbank-nya. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering ( IPO ), hari ini (25/4/2022). Perusahaan yang bergerak di sektor properti & real estate ini melepas 1.500.000.000 (satu miliar lima ratus juta) saham kepada publik yang tercatat di papan utama di Bursa Efek Indonesia.
Baca juga: Berburu Aset Eks BLBI Rp110,45 Triliun, Ditjen Kekayaan Negara Beberkan Mekanismenya
Besaran saham yang ditawarkan tersebut setara dengan 28,65% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan, dengan harga Rp100 per saham. Perseroan menunjuk PT Artha Sekuritas Indonesia selaku penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).
"Tahun ini perseroan melakukan corporate action melalui IPO. Langkah ini dilakukan guna mendukung sumber pendanaan dalam mengembangkan usaha agar target yang telah ditetapkan oleh dapat terealisasi. Selain itu, tujuan perseroan melakukan IPO juga untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilita," kata Yusmen Liu, Direktur Utama Perseroan.
Yusmen menambahkan, dana yang diperoleh dari hasil IPO sebesar Rp150 miliar setelah dikurangi dengan biaya IPO, sebesar sekitar Rp100 miliar akan digunakan untuk pembelian tanah seluas sekitar 10 hektare di wilayah Kota Batam dan sekitar Rp30 miliar untuk pembelian tanah di wilayah Bogor sekitar 7.000 m2.
Baca juga: Berburu Aset Eks BLBI Rp110,45 Triliun, Ditjen Kekayaan Negara Beberkan Mekanismenya
Besaran saham yang ditawarkan tersebut setara dengan 28,65% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan, dengan harga Rp100 per saham. Perseroan menunjuk PT Artha Sekuritas Indonesia selaku penjamin pelaksana emisi efek (underwriter).
"Tahun ini perseroan melakukan corporate action melalui IPO. Langkah ini dilakukan guna mendukung sumber pendanaan dalam mengembangkan usaha agar target yang telah ditetapkan oleh dapat terealisasi. Selain itu, tujuan perseroan melakukan IPO juga untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilita," kata Yusmen Liu, Direktur Utama Perseroan.
Yusmen menambahkan, dana yang diperoleh dari hasil IPO sebesar Rp150 miliar setelah dikurangi dengan biaya IPO, sebesar sekitar Rp100 miliar akan digunakan untuk pembelian tanah seluas sekitar 10 hektare di wilayah Kota Batam dan sekitar Rp30 miliar untuk pembelian tanah di wilayah Bogor sekitar 7.000 m2.
Lihat Juga :