Gelar Pasar Tani di NTT, Wujud Komitmen Kementan Kawal Ketersediaan Pangan Pokok
Selasa, 26 April 2022 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Gelar Pasar Tani diselenggarakan kerjasama antara Kementan dengan Pemerintah Daerah NTT dimulai dari tanggal 26 hingga 28 April 2022 yang pelaksanaannya secara berturut-turut di 3 lokasi, yaitu di Halaman Masjid Raya Nurussa'adah, Halaman Masjid Al- Baitul Qodim, dan Halaman Nurul Nurul, Kupang NTT.
Komoditi yang dijual di Pasar Tani adalah bahan pokok yang menjadi prioritas adalah beras, telur ayam, daging ayam, daging sapi, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan gula pasir, serta produk olahan pertanian lainnya.
“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan Pasar Tani ini dengan baik, beli secukupnya, tidak perlu panik karena pemerintah akan selalu mengawal ketersediaan dan pasokan bahan pangan agar semua masyarakat dapat menikmatinya”, tutur Nasrullah. “Gelar Pasar Tani ini nantinya tidak hanya dilaksanakan memjelang idul fitri saja tetapi juga hari besar keagamaan lain seperti natal dan tahun baru", lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laisodat mengatakan kegiatan Gelar Pasar Tani yang dirancang oleh Kementerian Pertanian ini sangat membantu untuk mengenalkan petani daerah, sehingga petani mampu secara langung memasarkan produk unggulan yang diproduksinya secara langsung kepada masyarakat di NTT ini.
Menurut Viktor, selama ini petani belum mampu menjual sendiri hasil pertanian yang diproduksinya secara langsung kepada konsumen akhir, sehingga dengan adanya Pasar Tani ini, petani mendapatkan harga yang seharusnya. “Dengan adanya Pasar Tani menjelang Hari Raya Idul Fitri ini tentunya juga sekaligus dapat memperpendek mata rantai, sehingga harga yang diterima oleh masyarakat bisa lebih terjangkau,”imbuhnya
Komoditi yang dijual di Pasar Tani adalah bahan pokok yang menjadi prioritas adalah beras, telur ayam, daging ayam, daging sapi, cabai rawit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, minyak goreng dan gula pasir, serta produk olahan pertanian lainnya.
“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan Pasar Tani ini dengan baik, beli secukupnya, tidak perlu panik karena pemerintah akan selalu mengawal ketersediaan dan pasokan bahan pangan agar semua masyarakat dapat menikmatinya”, tutur Nasrullah. “Gelar Pasar Tani ini nantinya tidak hanya dilaksanakan memjelang idul fitri saja tetapi juga hari besar keagamaan lain seperti natal dan tahun baru", lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laisodat mengatakan kegiatan Gelar Pasar Tani yang dirancang oleh Kementerian Pertanian ini sangat membantu untuk mengenalkan petani daerah, sehingga petani mampu secara langung memasarkan produk unggulan yang diproduksinya secara langsung kepada masyarakat di NTT ini.
Menurut Viktor, selama ini petani belum mampu menjual sendiri hasil pertanian yang diproduksinya secara langsung kepada konsumen akhir, sehingga dengan adanya Pasar Tani ini, petani mendapatkan harga yang seharusnya. “Dengan adanya Pasar Tani menjelang Hari Raya Idul Fitri ini tentunya juga sekaligus dapat memperpendek mata rantai, sehingga harga yang diterima oleh masyarakat bisa lebih terjangkau,”imbuhnya
Lihat Juga :