Belanja Produk Dalam Negeri Ditarget Rp400 Triliun Bikin UMKM Girang

Rabu, 27 April 2022 - 19:22 WIB
loading...
Belanja Produk Dalam...
Pemerintah menargetkan belanja produk-produk barang dan jasa dalam negeri sepanjang tahun 2022 ditargetkan mencapai sebesar Rp400 triliun yang disambut gembira oleh kalangan pengusaha. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah menargetkan belanjaproduk-produk barang dan jasa dalam negeri sepanjang tahun 2022 ditargetkan mencapai sebesarRp400 triliun.Hal tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi covid 19.

Ketua UKM IKM Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Ronald Wala sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah untuk mewajibkan BUMN hingga APBN atau APBD belanja produk atau jasa UMKM .

"Ini sudah kita tunggu, sebetulnya kita memang harus menyerap produk dalam negeri untuk memutar ekonomi Indonesia," ujar Ronald dalam Market Review IDXChanel, Rabu (27/4/2022).

Baca Juga: Luhut Tegaskan Instansi Pemerintah Wajib Belanja Produk Dalam Negeri

Menurutnya kebijakan ini merupakan satu langkah transformasi yang memberikan kesempatan untuk produk-produk UMKM bisa terserap dan memiliki pasar di negeri sendiri.

"Kita sangat bahagia, ini adalah transformasi khususnya untuk bangsa, saya berharap proses penyerapan produk dalam negeri ini bisa berjalan efektif," sambungnya.

Sebelumnya Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, pemerintah akan mengoptimalkan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Undang-Undang Cipta Kerja tentang 40% APBN harus Belanja produk milik operasi dan UKM.

Baca Juga: Sandiaga Uno: Gernas BBI Serap 2 Juta Lapangan Kerja dan Sumbang 2 Persen Ekonomi RI

Selain itu Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan, bahwa perusahaan BUMN juga wajib untuk belanja produk dalam negeri . Bahkan Erick Tohir akan bertindak tegas jika ada direksi tidak mengindahkan hal tersebut.

"Kita berhasil ini bisa berkontribusi baik untuk ekonomi tenaga kerja di Indonesia," pungkasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
TikTok Shop by Tokopedia...
TikTok Shop by Tokopedia Dorong 35 Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara
Pengusaha Diminta Tak...
Pengusaha Diminta Tak Usah Was-was Soal Pemeriksaan WP Tax Amnesty Jilid II
Mendorong Penguatan...
Mendorong Penguatan Kopdes Merah Putih dengan Brand Kolektif Berbasis Produk Lokal
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Dukung UMKM, Menkeu...
Dukung UMKM, Menkeu Purbaya Kenakan Jaket Kulit Buatan Garut
SNI Jadi Benteng Produk...
SNI Jadi Benteng Produk Lokal dan Jalan IKM Tembus Ekspor
Rekomendasi
Kawal Instruksi Presiden...
Kawal Instruksi Presiden Soal Ojol, Komisi V DPR Minta Tarif Baru Tak Bebani Konsumen
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Berita Terkini
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
RPN dan BPDP Latih Keterampilan...
RPN dan BPDP Latih Keterampilan Panen Sawit Rakyat di Sumsel
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Infografis
Belanja Alutsista Bekas...
Belanja Alutsista Bekas Kemenhan Tambah Utang Rp385 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved