Hipmi: Kartu Pra Kerja Tepat Bagi Pelaku UMKM Anak Muda
Sabtu, 20 Juni 2020 - 05:52 WIB
loading...
Ketua Umum Hipmi Mardani H Maming. Foto/Dok SINDOphoto/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardani H. Maming mengatakan, sebagai kalangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang didominasi anak muda, pihaknya meminta pemerintah memberikan prioritas sektor ini melalui kartu pra kerja.
Dia beralasan, Hipmi adalah UMKM dimana pada kondisi pandemi Covid-19 banyak usaha yang kolaps. “Sehingga harusnya orang-orang seperti inilah yang diberikan prioritas. Karena mereka ini sudah punya usaha tinggal diarahkan melalui kartu pra kerja,” ujarnya kepada SINDO Media di Jakarta, Jumat (19/6/2020).
Dia menjelaskan bahwa Pandemi Covid-19 menimbulkan setidaknya tiga dampak terhadap perekonomian, yaitu penurunan pertumbuhan ekonomi, peningkatan pengangguran, dan peningkatan kemiskinan. Untuk itu, pemerintah harus segera menyiapkan program dan kebijakan pemulihan secara cepat dan tepat.
"Ada salah satu yang menjadi pembicaraan kita di Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi di 34 pengurus provinsi salah satunya masalah program kartu pra kerja. Kita mau kartu pra kerja paling tidak karyawan UMKM yang di PHK bisa diikutsertakan ke dalam program kartu pra kerja," ujar Maming. (Baca juga : Pengangguran 'Kuasai' Daftar Peserta Kartu Pra-Kerja )
Menurutnya, lanjut Maming, karyawan UMKM yang di PHK dan diikutsertakan ke dalam program kartu pra kerja, diharapkan tidak perlu 100% diikutsertakan, tapi paling tidak ada karyawan UMKM yang di PHK yang masuk dalam program kartu pra kerja tersebut.
Dia beralasan, Hipmi adalah UMKM dimana pada kondisi pandemi Covid-19 banyak usaha yang kolaps. “Sehingga harusnya orang-orang seperti inilah yang diberikan prioritas. Karena mereka ini sudah punya usaha tinggal diarahkan melalui kartu pra kerja,” ujarnya kepada SINDO Media di Jakarta, Jumat (19/6/2020).
Dia menjelaskan bahwa Pandemi Covid-19 menimbulkan setidaknya tiga dampak terhadap perekonomian, yaitu penurunan pertumbuhan ekonomi, peningkatan pengangguran, dan peningkatan kemiskinan. Untuk itu, pemerintah harus segera menyiapkan program dan kebijakan pemulihan secara cepat dan tepat.
"Ada salah satu yang menjadi pembicaraan kita di Badan Pengurus Daerah (BPD) Hipmi di 34 pengurus provinsi salah satunya masalah program kartu pra kerja. Kita mau kartu pra kerja paling tidak karyawan UMKM yang di PHK bisa diikutsertakan ke dalam program kartu pra kerja," ujar Maming. (Baca juga : Pengangguran 'Kuasai' Daftar Peserta Kartu Pra-Kerja )
Menurutnya, lanjut Maming, karyawan UMKM yang di PHK dan diikutsertakan ke dalam program kartu pra kerja, diharapkan tidak perlu 100% diikutsertakan, tapi paling tidak ada karyawan UMKM yang di PHK yang masuk dalam program kartu pra kerja tersebut.
Lihat Juga :