Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Minggu, 01 Mei 2022 - 14:00 WIB
loading...
A
A
A
"Pertimbangkan berbagai komponen pembentuk harga seperti bahan mentah, harga crude yang diimpor, biaya pengilangan, biaya penyimpanan. Belum lagi ada biaya distribusi, margin dan pajak. Itu yang menjadi harga keekonomian," katanya.
Dia mengatakan, harga keekonomian BBM saat ini bisa dirujuk pada harga produk BBM yang dipasarkan oleh badan usaha swasta. Dari situ dapat dilihat bahwa harga jual produk BBM Pertamina saat ini seluruhnya berada di bawah harga keekonomian.
Menurut Marwan, masyarakat Indonesia memang masih membutuhkan bantuan berupa subsidi untuk urusan bahan bakar. Namun, bukan dengan mekanisme seperti sekarang.
Baca Juga: Polwan Berpangkat Jenderal, Nomor 2 Pernah Berkiprah sebagai Atlet Nasional
Dengan memberlakukan mekanisme subsidi langsung, Marwan mengatakan bahwa harga BBM yang dijual di pasar nantinya tak lagi ada perbedaan. Dengan demikian, persoalan penyelahgunaan BBM bersubsidi pun dapat ditekan.
Dia mengatakan, harga keekonomian BBM saat ini bisa dirujuk pada harga produk BBM yang dipasarkan oleh badan usaha swasta. Dari situ dapat dilihat bahwa harga jual produk BBM Pertamina saat ini seluruhnya berada di bawah harga keekonomian.
Menurut Marwan, masyarakat Indonesia memang masih membutuhkan bantuan berupa subsidi untuk urusan bahan bakar. Namun, bukan dengan mekanisme seperti sekarang.
Baca Juga: Polwan Berpangkat Jenderal, Nomor 2 Pernah Berkiprah sebagai Atlet Nasional
Dengan memberlakukan mekanisme subsidi langsung, Marwan mengatakan bahwa harga BBM yang dijual di pasar nantinya tak lagi ada perbedaan. Dengan demikian, persoalan penyelahgunaan BBM bersubsidi pun dapat ditekan.
Lihat Juga :