Erick Thohir Temui Jokowi di Istana Tampaksiring Bali, Ada Apa?

Jum'at, 06 Mei 2022 - 14:21 WIB
loading...
Erick Thohir Temui Jokowi...
Menteri BUMN Erick Thohir (kanan) saat bersilaturahmi dengan presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana di Istana Tampaksiring, Bali. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir usai kunjungan kerja di Pasuruan, Jawa Timur, bertolak ke Bali dan bersilaturahmi dengan presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Tampaksiring.

Silaturahmi dilakukan bertepatan dengan momen Idulfitri 2022. Tak hanya itu, kunjungan Erick ke Bali juga dalam rangka mengecek kesiapan fasilitas BUMN terkait arus balik dan libur lebaran.

"Tadi malam setelah dari Pasuruan, saya melanjutkan perjalanan ke Bali. Sebelum mengecek kesiapan fasilitas BUMN terkait arus balik dan libur lebaran, saya dan istri bersilaturahmi terlebih dahulu dengan Bapak Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana di Istana Tampaksiring," beber Erick kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (6/5/2022).

Baca juga: Peran Erick Thohir Menyediakan Infrastruktur Transportasi Mudik Lebaran Dinilai Sukses

Menurut dia, pertemuan dengan presiden Jokowi ini di luar pertemuan formal kenegaraan. Erick dan sang istri Elizabeth Tjandra pun sempat berbincang dengan presiden Jokowi dan Iriana yang juga tampak santai dalam balutan kaus lengan panjang. “Kami berbincang santai dengan Bapak Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana,” tutur Erick.

Sebelumnya, ada sejumlah kegiatan yang dilakukan Erick selama di Pasuruan. Dia menghadiri agenda Khotmil Qur'an dan Silaturahmi ulama se-Pasuruan Raya.

Dalam kesempatan itu, dia menekan pondok pesantren menjadi agen penting bagi kebangkitan ekonomi umat di Indonesia.

Harapan ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Tanah Air. Erick menekankan pentingnya penguatan ekonomi syariah di Indonesia.

Oleh karena itu, dia menginginkan para santri dan santriwati menjadi generasi yang mampu mendorong ekonomi umat.

"Adik-adik santri dan santriwati, saya titipkan masa depan ekonomi umat. Pesantren harus menjadi agen pembangunan yang aktif," tutur Erick melalui akun instagramnya.

Baca juga: Habiskan Libur Lebaran di Bali, Jokowi Ajak Cucu Wisata Satwa

Indonesia, kata Erick, tak harus menjadi negara konsumtif, namun menjadi negara dengan tingkat produktif yang tinggi, termasuk produk halal yang diupayakan menjadi nomor satu di dunia.

"Indonesia tak boleh lagi hanya menjadi bangsa yang konsumtif, kita harus bergerak maju menjadi negara produktif. Produk halal kita harus menjadi nomor satu di dunia.

Menurut dia, solidaritas atau persatuan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat, baik secara sosial maupun ekonomi. Terutama, dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045. "Semua itu bisa kita capai asal kita mau bergerak," tandasnya.



Erick memang berharap momentum kebangkitan ekonomi tahun ini terus berlanjut. Dia menyebut, kerukunan beragama menjadi kekuatan besar bagi kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

Dia menilai, makro ekonomi tak akan tumbuh bila masyarakat tidak rukun. Dirinya berharap 2022 menjadi momentum pertumbuhan bagi ekonomi dalam negeri.

"(Harapan tahun ini) ekonomi terus tumbuh, tapi kerukunan beragama menjadi sangat penting. Tidak mungkin ekonomi tumbuh kalau masyarakat tidak rukun. Perbedaan kita adalah sebuah kekuatan kita," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Rekomendasi
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Berita Terkini
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved