10 Mata Uang yang Keok Terhadap Dolar, yang Terakhir Tak Disukai Warganya Sendiri

Senin, 09 Mei 2022 - 13:53 WIB
loading...
10 Mata Uang yang Keok...
Kurs sebuah mata uang terhadap dolar dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran. Foto/ilustrasi/monexUSA
A A A
JAKARTA - Setiap negara memiliki nilai mata uang yang berbeda terhadap dolar Amerika Serikat . Banyak faktor yang jadi penentu tinggi atau rendahnya kurs mata uang itu, salah satu faktornya permintaan dan penawaran terhadap sebuah mata uang.

Baca juga: Gucci Menerima Pembayaran dengan Mata Uang Kripto, Brand Mewah Ini Ikuti Perusahaan Besar Lain

Nah ternyata pandemi Covid-19 juga membawa dampak pada nilai mata uang. Mata uang beberapa negara bahkan terhitung melemah akibat pandemi, salah satunya mata uang Indonesia.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus mengalami penurunan hingga Indonesia masuk ke dalam daftar nilai mata uang terendah di dunia. Akhir Januari 2020 ketika pemerintah belum mengumumkan adanya Covid-19 di Indonesia, rupiah terhadap dolar waktu itu masih berkisar Rp13.662.

Namun usai pemerintah mengumumkan adanya kasus pertama Covid pada 2 Maret 2020, nilai tukar rupiah pun rontok. Pada 23 Maret 2020, kurs rupiah terhadap dolar menembus Rp16.608 per dolar. Bahkan pada 2 April 2020, rupiah sempat mencapai Rp16.741. Setelah itu rupiah perlahan turun di atas level Rp14.000

Dikutip dari beberapa sumber oleh MPI, Senin (9/5/2022) berikut daftar negara dengan nilai mata uang terendah di dunia.

1. Rial Iran (IRR)
Satu dolar AS setara dengan 24.875 rial Iran. Angka itu membuatnya menjadi mata uang dengan nilai terendah di dunia. Rendahnya nilai mata uang Iran juga turut dipengaruhi oleh konflik Iran-Amerika Serikat serta berkaitan dengan pembatasan transaksi sebagai bentuk sanksi ekonomi global terhadap Iran.

2. Dong Vietnam (VND)
Sejak pertama kali diterbitkan, nilai mata uang dong sudah menjadi nilai mata uang paling rendah. Satu dolar AS setara dengan 22.649,95 VND. Dong pertama kali diperkenalkan pada tahun 1946 menggantikan Pieter Indochina Perancis.

3. Franc Guinea (GNF)
Dalam kurs dolar AS saat ini, nilai 1 dolar setara dengan 9.512,22 GNF. Guinea menjadi negara dengan mata uang terendah di dunia meskipun Afrika memiliki kekayaan mineral terutama di Guinea.



4. Rupiah Indonesia (IDR)
Pertumbuhan ekonomi yang dinilai cukup stabil nyatanya tidak memengaruhi nilai tukar mata uang rupiah Indonesia terhadap dolar AS. Nyatanya rupiah masih menjadi salah satu mata uang terendah dengan nilai tukar saat ini 1 dolar AS setara dengan Rp14.526.

5. Rubel Belarusia (BYR)
Nilai tukarnya terhadap dolar AS setara dengan 9.898 rubel Belarusia. Nilai itu membuatnya masuk ke dalam daftar mata uang terendah di dunia.

6. Som Uzbekistan (UZS)
Negara Uzbekistan telah melakukan banyak langkah regulasi sebagai upaya menaikkan nilai mata uangnya. Meskipun upaya tersebut bisa dikatakan berhasil dalam membantu perekonomian Uzbekistan, namun nilai mata uangnya masih dinilai rendah. Nilai som Uzbekistan dibandingkan dengan dolar AS adalah senilai 10.779,36 UZS untuk 1 dolar AS.

7. Bolívar Venezuela (VES)
Venezuela memang sudah beberapa kali mengalami inflasi. Untuk 1 dolar AS kurang lebih setara dengan 441.700 bolivar.

8. Leone Sierra Leone (SLL)
Perang dan wabah Ebola menjadi hambatan Sierra Leone untuk memajukan ekonominya. Nilai tukar Leone Sierra Leone adalah 11.122.00 SLL untuk 1 dolar AS. Sierra Leone juga tercatat sebagai salah satu negara termiskin di Afrika.

9. Kip Laos (LAK)
Faktanya kip Laos ini menjadi mata uang terendah yang bahkan tidak pernah mengalami devaluasi. Meskipun nilai mata uang negara ini terus meningkat secara bertahap, namun masih saja tergolong ke dalam mata uang dengan nilai terendah di dunia. Untuk 1 dolar AS setara dengan 10.850,52 kip Laos (LAK).

Baca juga: Deddy Corbuzier Undang Gay, KH Cholil Nafis: LGBT Harus Diamputasi Bukan Ditoleransi

10. Riel Kamboja (KHR)
Nilai tukar riel Kamboja atau KHR adalah 1 dolar AS setara dengan 4.069,16 KHR. Nyatanya, mata uang riel Kamboja bahkan tidak populer di kalangan orang Kamboja itu sendiri. Masyarakatnya lebih menyukai pembayaran menggunakan dolar AS dan mata uang lain yang lebih kuat.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
Ada yang sampai 10 Ribu,...
Ada yang sampai 10 Ribu, Berikut Hewan yang Punya Banyak Mata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved