Ini Sosok Gazprom: Penguasa Pasar Gas Uni Eropa Asal Rusia
Senin, 09 Mei 2022 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa hari yang lewat, Gazprom telah memperkirakan adanya penurunan produksi gas sekitar 4% tahun ini. Penurunan itu sebagai sebagai tanda lain dari dampak sanksi Barat terhadap Moskow.
Padahal tahun lalu, Gazprom tengah menikmati keuntungan yang meroket. Gazprom mengumkan bahwa laba bersihnya mencapai 2,09 triliun rubel (USD29 miliar) pada tahun 2021. Jumlah itu naik dari 135 miliar rubel pada tahun keuangan 2020 lantaran kenaikan harga gas dan minyak akibat pandemi.
Kekuatan pasar Gazprom di Eropa merupakan hasil dari monopoli pemerintah Rusia. Undang-undang Rusia menetapkan bahwa hanya Gazprom yang diizinkan untuk mengoperasikan jaringan pipa yang digunakan untuk ekspor.
Tak pelak, perusahaan ini telah menjadi pemasok gas terbesar ke Uni Eropa (UE) selama beberapa dekade. Makanya jika Eropa tak bisa lagi membeli gasnya, maka itu jelas menjadi pukulan telak.
Gazprom merupakan perusahaan energi multinasional terbesar di Rusia. Namanya berasal dari singkatan Gazovaya Promyshlennost (Industri Gas). Kantor pusatnya berada di Lakhta Center, St Petersburg.
Sejarah berdirinya Gazprom tak lepas Perang Dunia II. Pada tahun 1943 atau saat Perang Dunia IIberlangsung, pemerintah Uni Soviet mulai mengembangkan industri gas domestik.
Sekitar tahun 1970-1980an, mereka menemukan cadangan gas alam yang cukup besar di Siberia. Setelah itu, pada 1989, Kementerian Industri Gas berubah menjadi State Gas Concern Gazprom dan menjadi perusahaan negara pertama yang dikelola Uni Soviet.
Padahal tahun lalu, Gazprom tengah menikmati keuntungan yang meroket. Gazprom mengumkan bahwa laba bersihnya mencapai 2,09 triliun rubel (USD29 miliar) pada tahun 2021. Jumlah itu naik dari 135 miliar rubel pada tahun keuangan 2020 lantaran kenaikan harga gas dan minyak akibat pandemi.
Kekuatan pasar Gazprom di Eropa merupakan hasil dari monopoli pemerintah Rusia. Undang-undang Rusia menetapkan bahwa hanya Gazprom yang diizinkan untuk mengoperasikan jaringan pipa yang digunakan untuk ekspor.
Tak pelak, perusahaan ini telah menjadi pemasok gas terbesar ke Uni Eropa (UE) selama beberapa dekade. Makanya jika Eropa tak bisa lagi membeli gasnya, maka itu jelas menjadi pukulan telak.
Gazprom merupakan perusahaan energi multinasional terbesar di Rusia. Namanya berasal dari singkatan Gazovaya Promyshlennost (Industri Gas). Kantor pusatnya berada di Lakhta Center, St Petersburg.
Sejarah berdirinya Gazprom tak lepas Perang Dunia II. Pada tahun 1943 atau saat Perang Dunia IIberlangsung, pemerintah Uni Soviet mulai mengembangkan industri gas domestik.
Sekitar tahun 1970-1980an, mereka menemukan cadangan gas alam yang cukup besar di Siberia. Setelah itu, pada 1989, Kementerian Industri Gas berubah menjadi State Gas Concern Gazprom dan menjadi perusahaan negara pertama yang dikelola Uni Soviet.
Lihat Juga :