Ini Sosok Gazprom: Penguasa Pasar Gas Uni Eropa Asal Rusia

Senin, 09 Mei 2022 - 20:45 WIB
loading...
A A A
Itulah yang mengawali berdirinya Gazprom. Setelah Uni Soviet bubar, perusahaan yang sekarang memiliki karyawan sebanyak 473 ribu orang itu diprivatisasi dan mempertahankan asetnya yang berbasis di Rusia.

Pemegang saham utama Gazprom pada 2017 adalah Badan Federal untuk Manajemen Properti Negara dengan angka 38,37%. Sedangkan Rosneftegaz memiliki sekitar 10,97%. Sisanya dipegang oleh para investor termasuk 25,20% pemegang ADR di pasar saham asing dan 24,57% oleh pihak lainnya.

Dari sisi produksi, pada tahun 2011, tercatat perusahaan ini telah menghasilkan 513,17 miliar meter kubik gas alam. Angka tersebut adalah 17% dari produksi gas di seluruh dunia dan 83% dari Rusia. Ladang utama Gazprom terletak di wilayah Nadym-Pur-Taz atau dekat Teluk Ob di Siberia Barat.

Dalam penjualan, Gazprom melakukan ekspor pada berbagai negara di dunia, termasuk Uni Eropa. Bahkan, beberapa negara tercatat sangat bergantung pada perusahaan ini, seperti Bulgaria, Hungaria, Polandia, dan lainnya.

Per 2019, perusahaan ini tercatat sebagai perusahaan gas alam publik terbesar di dunia berdasarkan pendapatan yang diterima. Angka penjualan pada 2019 mencapai USD120 miliar.

Seiring terus berkembangnya perusahaan, Gazprom turut melebarkan sayap perusahaan dengan mendirikan banyak anak perusahaan. Tak hanya di Rusia, namun di luar negeri juga.

Baca juga: Usai Bikin Konten Bareng Ragil, Deddy Corbuzier Ditinggalkan 100 Ribu Subscribers

Pada Januari 2022 lalu, Gazprom menyalip Sberbank dalam daftar perusahaan terbesar di Rusia berdasarkan kapitalisasi pasar.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Jadi Tersangka Kasus Suap, Hartanya Rp10,6 Miliar
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved