Penjualan LPKR Diprediksi Tumbuh Imbas Peningkatan Bisnis Properti
Jum'at, 13 Mei 2022 - 02:35 WIB
loading...
Kemampuan PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) membaca kebutuhan pasar menjadi kunci bagi perseroan untuk meningkatkan penjualan.
A
A
A
JAKARTA - Analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa menyebut kemampuan PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) membaca kebutuhan pasar menjadi kunci bagi perseroan untuk meningkatkan penjualan properti.
Dalam publikasi risetnya, analis juga menyampaikan bahwa LPKR merupakan pengembang dengan segmen kuat di perumahan yang menyasar pembeli pertama atau first-time home buyers.
“Pada tahun 2021, penjualan rumah tapak LPKR naik 88,3% YoY (year on year) menjadi Rp3,11 triliun, berkontribusi 62,6% dari total pra penjualan. Hal ini menunjukkan LPKR mampu membaca kebutuhan pasar saat ini dan melakukan eksekusi strategi yang tepat,” kata Yasmin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/5/2022).
(Baca juga:Pendapatan Lippo Karawaci Tembus Rp12,25 Triliun)
Selain itu, kata Yasmin, LPKR membukukan pendapatan real estate Rp4,41 triliun pada 2021, naik 35,5% YoY seiring dengan peningkatan bisnis properti yang didukung sejumlah proyek residensial Waterfront Estates di Cikarang, Cendana Homes di Lippo Village, dan unit apartemen di Holland Village Jakarta.
“LPKR juga mengandalkan proyek Embarcadero di Bintaro, Hillcrest & Fairview di Lippo Village, dan Orange County di Cikarang. Hal itu membuat pra penjualan LPKR melonjak 86% YoY menjadi Rp4,96 triliun pada tahun 2021,” jelasnya.
Yasmin memprediksi LPKR mampu meraih target pra penjualan Rp5,2 triliun di tahun 2022. Dari sisi pendapatan, LPKR juga berpotensi meraih Rp18,33 triliun di tahun 2022, naik 10,8% YoY dari Rp16,53 triliun pada tahun 2021.
Dalam publikasi risetnya, analis juga menyampaikan bahwa LPKR merupakan pengembang dengan segmen kuat di perumahan yang menyasar pembeli pertama atau first-time home buyers.
“Pada tahun 2021, penjualan rumah tapak LPKR naik 88,3% YoY (year on year) menjadi Rp3,11 triliun, berkontribusi 62,6% dari total pra penjualan. Hal ini menunjukkan LPKR mampu membaca kebutuhan pasar saat ini dan melakukan eksekusi strategi yang tepat,” kata Yasmin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/5/2022).
(Baca juga:Pendapatan Lippo Karawaci Tembus Rp12,25 Triliun)
Selain itu, kata Yasmin, LPKR membukukan pendapatan real estate Rp4,41 triliun pada 2021, naik 35,5% YoY seiring dengan peningkatan bisnis properti yang didukung sejumlah proyek residensial Waterfront Estates di Cikarang, Cendana Homes di Lippo Village, dan unit apartemen di Holland Village Jakarta.
“LPKR juga mengandalkan proyek Embarcadero di Bintaro, Hillcrest & Fairview di Lippo Village, dan Orange County di Cikarang. Hal itu membuat pra penjualan LPKR melonjak 86% YoY menjadi Rp4,96 triliun pada tahun 2021,” jelasnya.
Yasmin memprediksi LPKR mampu meraih target pra penjualan Rp5,2 triliun di tahun 2022. Dari sisi pendapatan, LPKR juga berpotensi meraih Rp18,33 triliun di tahun 2022, naik 10,8% YoY dari Rp16,53 triliun pada tahun 2021.
Lihat Juga :