Lunasi Utang, Krakatau Steel Bakal Rights Issue Incar Dana Segar Rp2,9 Triliun
Jum'at, 13 Mei 2022 - 18:36 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Silmy tidak manafikkan kemungkinan rights issue bisa dilakukan pada semester II-2022 atau di semester I-2023.
"Semester II (2022) atau semester 1 2023, kan bisa juga ada right issue yang perusahaan, kan bisa, misalnya ada strategic partner, ada perusahaan luar negeri atau BUMN mau ngambil right issue KRAS, boleh dong," ucap dia.
Hingga akhir tahun ini, Krakatau Steel menargetkan pengurangan utang sebesar 50 persen. Silmy menyebut ada sejumlah langkah strategi yang ditempuh agar target bisa terealisasi hingga akhir tahun ini.
Adapun strategi yang dimaksud berupa divestasi aset, cash flow perusahaan, right issue, dan masuknya investor baru. Untuk divestasi aset, emiten akan melepas sejumlah bidang tanah hingga sahamnya. Adapun target pendanaan mencapai USD300 juta.
Baca Juga: Krakatau Steel Penuhi Kewajiban Pembayaran Utang Rp2,7 Triliun
"Semester II (2022) atau semester 1 2023, kan bisa juga ada right issue yang perusahaan, kan bisa, misalnya ada strategic partner, ada perusahaan luar negeri atau BUMN mau ngambil right issue KRAS, boleh dong," ucap dia.
Hingga akhir tahun ini, Krakatau Steel menargetkan pengurangan utang sebesar 50 persen. Silmy menyebut ada sejumlah langkah strategi yang ditempuh agar target bisa terealisasi hingga akhir tahun ini.
Adapun strategi yang dimaksud berupa divestasi aset, cash flow perusahaan, right issue, dan masuknya investor baru. Untuk divestasi aset, emiten akan melepas sejumlah bidang tanah hingga sahamnya. Adapun target pendanaan mencapai USD300 juta.
Baca Juga: Krakatau Steel Penuhi Kewajiban Pembayaran Utang Rp2,7 Triliun
Lihat Juga :