Soal Telkomsel Investasi di GoTo Rp5 Triliun, Ini Kata Staf Erick Thohir
Selasa, 17 Mei 2022 - 16:46 WIB
loading...
Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian BUMN mencatat nilai investasi PT Telkomsel di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk ( GOTO ) mencapai USD370 juta atau setara Rp5 triliun. Nilai ini bersumber dari 11 komponen bisnis kerja sama Telkomsel dan GoTo.
Baca juga: Setelah Masuk Radar Uma BEI, Saham GOTO Menguat 11,34%
Nilai bisnis anak perusahaan emiten telekomunikasi pelat merah ini (Telkom) disampaikan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Kabar ini sekaligus menegasikan ada potensi kerugian yang dicatatkan Telkomsel setelah saham GoTo di pasar modal terkoreksi secara dalam.
Arya memastikan investor dan publik tidak perlu khawatir ketika harga saham GoTo anjlok di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meski harga saham menurun, hal ini tidak berpengaruh signifikan pada bisnis Telkom.
"Telkomsel ada bisnis di sana (GoTo) kecuali dia trading saham. Ini bukan short time, ini long time, panjang dia, ini bisnis panjang oleh Telkomsel. Sudah USD370 juta bisnisnya Telkomsel di sana, gitu aja hitungannya. Rp5 triliun lebih yang selama ini sedang berproses," ungkap Arya saat ditemui wartawan di kawasan Sarinah, Selasa (17/5/2022).
Arya menilai dinamika naik dan turunnya saham perusahaan di pasar modal adalah hal wajar saja. Termasuk anjloknya saham GoTo.
Baca juga: Setelah Masuk Radar Uma BEI, Saham GOTO Menguat 11,34%
Nilai bisnis anak perusahaan emiten telekomunikasi pelat merah ini (Telkom) disampaikan Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Kabar ini sekaligus menegasikan ada potensi kerugian yang dicatatkan Telkomsel setelah saham GoTo di pasar modal terkoreksi secara dalam.
Arya memastikan investor dan publik tidak perlu khawatir ketika harga saham GoTo anjlok di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meski harga saham menurun, hal ini tidak berpengaruh signifikan pada bisnis Telkom.
"Telkomsel ada bisnis di sana (GoTo) kecuali dia trading saham. Ini bukan short time, ini long time, panjang dia, ini bisnis panjang oleh Telkomsel. Sudah USD370 juta bisnisnya Telkomsel di sana, gitu aja hitungannya. Rp5 triliun lebih yang selama ini sedang berproses," ungkap Arya saat ditemui wartawan di kawasan Sarinah, Selasa (17/5/2022).
Arya menilai dinamika naik dan turunnya saham perusahaan di pasar modal adalah hal wajar saja. Termasuk anjloknya saham GoTo.
Lihat Juga :