Susunan Dewan Komisaris dan Direksi GMTD Tidak Berubah Saat RUPST

Jum'at, 20 Mei 2022 - 16:33 WIB
loading...
Susunan Dewan Komisaris...
GMTD menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2021 (RUPST), di Hotel Aryaduta Makassar, Jumat (20/5/2022). Foto/Istimewa
A A A
MAKASSAR - PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk ( GMTD ) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2021 (RUPST), di Hotel Aryaduta Makassar, Jumat (20/5/2022). Salah satu mata acara adalah usulan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.

Pada saat rapat tersebut, diputuskan bahwa tidak ada perubahan susunan, sehingga Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang menjabat sebelumnya akan terus melanjutkan masa bakti hingga tahun 2023.

Baca Juga: GMTD Hadirkan Hunian Smart Home di Marshmallow Residence

RUPST 2021 dilaksanakan secara hybrid, dimana kehadiran secara fisik masih dibatasi. Peserta maupun pemegang saham yang tidak menghadiri RUPST secara langsung mengikuti jalannya rapat dengan video konferensi.

RUPST dipimpin oleh Didik J Rachbini yang merupakan Presiden Komisaris/Komisaris Independen Perseroan, serta didampingi Komisaris perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ( Pemprov Sulsel ) Zulham Arief.

Lalu perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar Maqbul Halim dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa Kamsinah. Serta Presiden Direktur Ali Said ikut serta hadir secara fisik.

Presiden Komisaris/Komisaris Independen, Didik J Rachbini mengaku optimis menatap tahun 2022. Kata dia, aktivitas penjualan hunian yang dilakukan Perseroan menunjukkan tren membaik, terlihat dari target penjualan yang terpenuhi sepanjang kuartal I 2022.

"Tantangan ke depan menanti menuntut fokus Perseroan menciptakan strategi dan kebijakan untuk menjaga produktivitas karyawan maupun profitabilitas Perseroan secara positif," ungkapnya.

Walaupun di sepanjang tahun 2021, pendapatan turun sebesar 17,3 persen yakni Rp141,8 M, tetapi rugi bersih yang dialami Perseroan pada tahun 2020 lebih baik 74 persen pada tahun 2021.

Aktivitas penjualan hunian Perseroan juga lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Hanya saja, Perseroan masih harus membukukan kerugian terkait implementasi PSAK 72.

Baca Juga: Tambah Pilihan Hunian di GRV, GMTD Ground Breaking Artemisia Residence

Dimana pengakuan pendapatan dimasukkan ke Laporan Keuangan setelah dilakukan serah terima aset hunian. Dikarenakan saldo laba yang masih negatif, maka RUPST memutuskan untuk tidak membagikan dividen pada tahun 2022.

Corporate Secretary GMTD , Eka Firman Ermawan mengungkapkan, sebagai perusahaan terbuka, RUPS merupakan organ tertinggi Perseroan, dimana keputusan Rapat berdasarkan mufakat dari para Pemegang Saham.

"Pemegang Saham berhak memberikan usulan di rapat tersebut. Kami bersyukur rapat hari ini berjalan dengan lancar dan dapat mengakomodir segala usulan dari Pemegang Saham," tutupnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setahun Kini Kuliner...
Setahun 'Kini Kuliner' Hadir di Tanjung Bunga, UMKM Semringah Kecipratan Cuan
Jelang HUT ke-24, GMTD...
Jelang HUT ke-24, GMTD Bakal Gelar Fun Run, Vaksinasi Booster dan Sunat Massal
Masyarakat Nikmati Libur...
Masyarakat Nikmati Libur Akhir Pekan di Pantai Akkarena
Rekomendasi
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved