Presdir KALLA Berbagi Resep Pimpin Perusahaan Berusia Lebih dari 70 Tahun
Minggu, 22 Mei 2022 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Ditanya bagaimana KALLA akan mempertahankan dan mengembangkan brandingnya, Solihin Jusuf Kalla mengatakan, perusahaan milik keluarga itu akan terus lebih memperhatikan brand KALLA sejalan dengan perkembangan zaman.
"Kedepan kami akan menggunakan brand KALLA yang lebih singkat dan sesuai tuntutan zaman," sambungnya.
Solihin Jusuf Kalla juga menyampaikan fokus group perusahaan pada pengembangan energi terbarukan melalui kehadiran PLTA Poso di Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah dan PLTA Malea di Kabupaten Tana Toraja Provinsi Sulawesi Selatan yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo sebagai salah satu proyek nasional yang mendukung Net Zero Emission pada tahun 2060.
"Kami berkomitmen penuh memperbadayakan potensi lokal Indonesia dengan 100% proyek PLTA kami dikerjakan oleh tenaga kerja lokal dengan sumber pendanaan dari perbankan lokal Indonesia. Kami mungkin satu-satunya perusahaan yang komitmen terhadap pengelolaan sumber daya alam oleh kita sendiri," terang Solihin.
Tak sampai disitu, KALLA yang saat ini fokus membangun pabrik smelter nikel sebagai penunjang industri baterai guna memenuhi sumber daya masa depan yang lebih ramah lingkungan akan menjadi fokus perushaaan kedepan.
"Kami memiliki cita-cita membangun Kawasan industri khusus Nikel. Yang berfokus pada nickel processing and battery khususnya di Sulawesi. Namun saat ini kami hanya fokus pada processing mulai dari Nikel hingga satu step sebelum menjadi baterai," tambahnya.
"Kedepan kami akan menggunakan brand KALLA yang lebih singkat dan sesuai tuntutan zaman," sambungnya.
Solihin Jusuf Kalla juga menyampaikan fokus group perusahaan pada pengembangan energi terbarukan melalui kehadiran PLTA Poso di Kabupaten Poso Provinsi Sulawesi Tengah dan PLTA Malea di Kabupaten Tana Toraja Provinsi Sulawesi Selatan yang baru saja diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo sebagai salah satu proyek nasional yang mendukung Net Zero Emission pada tahun 2060.
"Kami berkomitmen penuh memperbadayakan potensi lokal Indonesia dengan 100% proyek PLTA kami dikerjakan oleh tenaga kerja lokal dengan sumber pendanaan dari perbankan lokal Indonesia. Kami mungkin satu-satunya perusahaan yang komitmen terhadap pengelolaan sumber daya alam oleh kita sendiri," terang Solihin.
Tak sampai disitu, KALLA yang saat ini fokus membangun pabrik smelter nikel sebagai penunjang industri baterai guna memenuhi sumber daya masa depan yang lebih ramah lingkungan akan menjadi fokus perushaaan kedepan.
"Kami memiliki cita-cita membangun Kawasan industri khusus Nikel. Yang berfokus pada nickel processing and battery khususnya di Sulawesi. Namun saat ini kami hanya fokus pada processing mulai dari Nikel hingga satu step sebelum menjadi baterai," tambahnya.
Lihat Juga :